Nelayan Asal Gontar Baru Tewas Seusai Menyelam

Almarhum Mahmud (26)
Alm Mahmud (26)

Sumbawa, PSnews – Seorang nelayan asal Desa Gontar Baru Kecamatan Alas Barat -Mahmud (26) dikhabarkan tewas beberapa saat setelah menyelam menangkap ikan di perairan Tirtasari Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Mahmud tewas setelah sebelumnya sempat mengeluh sakit pada bagian perut dan pingsan beberapa lama. Mahmud dipastikan tewas pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.00 wita di atas perahu dalam perjalanan pulang dari perairan Tirtasari ke Pulau Bungin.Korban merupakan salah satu dari lima Anak Buah Kapal (ABK) perahu motor bernama Andika Saputra yang dinakhodai oleh Syamsul. Selain Mahmud empat ABK lainnya yakni Wacimek, Dona, Amok dan Moge.
Informasi tentang adanya nelayan yang tewas seusai menyelam di laut ini dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Sumbawa – Iptu Waluyo.
“Memang benar, kami mendapat laporan dari Polsek Alas Barat tadi sore,” ungkap Waluyo melalui whatsapp Sabtu malam (6/2/2016).
Kronologis kejadian, para nelayan tersebut berangkat berlayar dari Pulau Bungin sekitar pukul 16.00 wita dan tiba di perairan Tirtasari Taliwang KSB sekitar pukul 18.30 wita. Setelah mempersiapkan peralatan-peralatan yang dibutuhkan, setengah jam kemudian atau sekitar pukul 19.00 wita mereka mulai melakukan penyelaman. Penyelaman pertama dilakukan oleh 3 orang, masing-masing, Syamsul, Moge dan Dona. Setelah istirahat 20 menit dilanjutkan dengan penyelaman kedua, yakni Mahmud dan Dona. Saat itu yang memegang selang udara adalah Herman, sedangkan  penanggungjawab compressor adalah Syamsul. Kedua penyelam itu baru naik ke permukaan sekitar 15 hingga 20 menit kemudian. Setelah 5 sampai 10 menit kemudian, tiba-tiba Mahmud mulai mengeluh sakit perut dan Dona mengeluh sakit kepala. Beberapa lama kemudian Mahmud pun pingsan. Mengetahui kondisi tersebut, Syamsul segera menancapkan gas perahunya menuju Pelabuhan Alas dengan harapan Mahmud mendapatkan bantuan medis dari Puskesmas setempat. Namun dalam perjalanan pulang di sekitar Keramba Apung milik Aminollah tersebut nyawa Mahmud pun tak dapat tertolong. Mereka tiba di Pelabuhan Alas sekitar pukul 04.00 wita. (PSa)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *