Putih Abu-abu Warnai Reuni Amal Alumni SMAN 2 Sumbawa

Sumbawa, PSnews – Alumni SMA Negeri 2 Sumbawa menggelar reuni lintas generasi angkatan 1995-2015. Kegiatan yang mengangkat tema Reuni Amal ini dipusatkan di SMA Negeri 2 Sumbawa pada Sabtu (25/2/2017). Ada hal unik dalam kegiatan tersebut, dimana sejumlah alumni hadir menggunakan pakaian sekolah ‘putih abu-abu’, sehingga menambah keakraban antar sesama alumni.

Read More

Gagas Foundation Tolak Anak-anak Jadi Target Perusahaan Rokok

Mataram, PSnews – Ketua Gagas Foundation, Azhar Zaini mengatakan, perusahaan rokok semakin gencar menargetkan anak sebagai target pemasaran utama mereka untuk mendapatkan perokok pengganti yang akan menjamin keberlangsungan bisnisnya. Strategi pertama adalah dengan sengaja meletakkan iklan rokok di sekitar sekolah. Hasil monitoring iklan rokok di 5 kota (Mataram, Makassar, Padang, Jakarta dan Bandung) tahun 2015 ditemukan 85% sekolah di Indonesia dikepung oleh iklan rokok yang diletakkan di warung atau kios sekitar sekolah.

Read More

Ansitisipasi Bencana, Sumbawa Butuh Pemasangan Radar Cuaca

Sumbawa, PSnews – Kabupaten Sumbawa nampaknya membutuhkan pemasangan radar cuaca yang dapat memberikan informasi dini terkait kondisi cuaca. Pengadaan radar cuaca tersebut dirasa peting, untuk mengantisipasi terjadinya bencana seperti banjir bandang yang disebabkan oleh tingginya curah hujan. Sementara saat itu Sumbawa masih mengandalkan informasi cuaca dari daerah tetangga.

Read More

Persoalan SMAN 1 Sumbawa Undang Tanggapan Anggota Dewan

Sumbawa, PSnews – Persoalan yang terjadi antara pihak SMA Negeri 1 Sumbawa dengan seorang siswanya yang berinisial GHR, telah menuai tanggapan berbagai pihak, mulai dari Orang Tua Siswa, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumbawa,  LPA NTB hingga Kepala SMAN 1 Sumbawa. Kini persoalan tersebut juga mengundang perhatian Andi Rusni – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa yang membidangi soal pendidikan dan kesehatan.

Read More

Alasan Kepala SMAN 1 Sumbawa Dianggap ‘Klise’

Mataram, PSnews – Kordinator Divisi Hukum dan Advokasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Joko Jumadi menilai alasan yang diucapkan oleh Kepala SMA Negeri 1 Sumbawa Besar adalah alasan klise. Ada beberapa point yang ditangkap oleh pihak LPA NTB dalam pernyataan Kepala SMA 1 Sumbawa, yakni antara lainnya persoalan pembinaan, upaya dan kejelasan akan siswa yang dimutasikan itu dalam mengenyam pendidikan.

Read More