Cegah Kepanikan, Pemprov NTB Sediakan Layanan Konseling

Mataram, PSnews – Untuk mencegah kecemasan dan kepanikan berlebihan di tengah masyarakat terkait mewabahnya covid-19, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyediakan layanan konseling bagi Aparat Sipil Negara (ASN) dan seluruh masyarakat NTB. Layanan konseling ini melibatkan para psikolog dari Himpunan Psikologi (HIMPSI) NTB dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI). “Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan konseling ini dapat menghubungi nama-nama psikolog yang bergabung dengan kami,” ujar Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi melalui pers rilis, Selasa (14/4/2020).

Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan konseling ini dapat menghubungi nama-nama psikolog sebagai berikut :

Selain itu, Pemprov NTB juga telah memastikan ketersediaan dan standar/kualitas bahan pokok yang segera disalurkan kepada masyarakat berupa paket sembako Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang untuk 105.000 KK se-NTB. Tiap paket senilai Rp. 250.000/KK, berisi beras kualitas premium 10 Kg, telur 20 butir, minyak goreng 1 liter serta paket masker dan suplemen (masker non medis 3 buah, susu kedelai/serbat jahe, minyak kayu putih/minyak cengkeh 10 ml, sabun cair 65 ml / sabun batang). Bantuan akan diberikan selama 3 bulan sejak April s.d. Juni 2020. “Bantuan tersebut akan menyasar 73.000 KK bagi masyarakat miskin dan rentan miskin yang tidak mendapat program dari Kementerian Sosial RI, serta 32.000 KK bagi masyarakat sektor formal dan informal dan dunia usaha yang terdampak Covid-19,” papar Gita. 

Selain JPS Gemilang, Kementerian Sosial RI juga menyalurkan sejumlah program JPS pusat untuk masyarakat NTB, terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 329.883 KK dengan kisaran Rp. 2.700.000/KK/triwulan.
Bantuan sembako kepada 540.363 KK senilai Rp.200.000/KK/bulan sejak April hingga Desember 2020 serta pembebasan dan keringanan tagihan listrik untuk 868.637 pelanggan se-NTB.9.

Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Perdagangan mulai Rabu 15 April 2020 menyediakan layanan Pasar Tradisional Online dengan rincian barang berupa, beras, minyak goreng, gula, daging ayam, daging sapi, ikan segar, bawang, cabai, buah-buahan, bumbu dapur, jajanan pasar dan lainnya. Caranya dengan menghubungi admin di nomor 0877-5511-9333 (telepon, sms, whatsapp dan telegram). Pesan barang yang diinginkan dan kurir akan mengantarkan barang sampai di rumah.

Dalam menggunakan layanan ini, diharapkan masyarakat memperhatikan etika bertransaksi untuk keselamatan bersama, diantaranya dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun / handsanitizer setelah bertransaksi dengan kurir, memeriksa dan mencuci barang-barang belanjaan sebelum diolah. “Terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19. Kita semua adalah garda terdepan untuk mencegah dan menghentikan penularan virusini. Oleh karenanya, mari terus jaga kewaspadaan, memperhatikan seluruh himbauan pemerintah, menerapkan physical distancing minimal dua meter, senantiasa menjaga kebersihan, sering cucitangan dengan sabun di air mengalir, sebisa mungkin tetap berada di rumah serta selalu memakaimasker jika terpaksa harus keluar rumah,” tandasnya. 

Demikian pula, Pemprov menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat yang pulang dari daerah terjangkit Covid-19, yang telah dengan kesadaran sendiri melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19. 

Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemik Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119. (PSa)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *