Dalam 14 Hari, 3.879 Pengendara Terjaring Operasi Zebra Gatarin

Sumbawa, PSnews – Tidak disiplin dalam berlalu-lintas tampaknya masih menjadi masalah krusial bagi pengendara kendaraan bermotor di Kabupaten Sumbawa. Bayangkan, dalam waktu 14 hari Satlantas Polres Sumbawa melaksanakan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Operasi Zebra Gatarin 2019, sebanyak 3.879 pengendara dinyatakan telah melanggar tertib lalu lintas.

Kasatlantas Polres Sumbawa – AKP Bowo Tri Handoko yang ditemui Rabu (06/11/2019) memaparkan, Operasi Zebra Gatarin 2019 mulai terlaksana pada 23 Oktober hingga 5 November 2019. Tujuan Operasi Zebra Gatarin ini untuk menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas menjelang Natal tahun 2019 dan tahun baru 2020.

Diungkapkan, hasil operasi ini khususnya di wilayah hukum Polres Sumbawa diketahui sebanyak 3.879 pengendara yang ditilang, serta 416 teguran simpatik. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2018 yakni sebesar 1.024 tilang dan 781 teguran. Sementara dalam hal kasus laka lantas pada saat pelaksanaan Operasi Zebra Gatarin 2019 terjadi penurunan dari tahun sebelumnya, yakni sebanyak 4 kasus menjadi 2 kasus, dengan korban meninggal dunia 1 orang, luka berat 2 orang, dan luka ringan 1 orang, serta kerugian material sebesar Rp. 2,5 juta.

Menurut hasil analisa dan evaluasi dari Operasi Zebra Gatarin 2019, lanjut Kasat, untuk tingkat pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Sumbawa masih didominasi adanya pelanggaran tidak menggunakan helm SNI, baik pengemudi maupun penumpang. Selanjutnya mengemudikan kendaraan bermotor tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan serta kendaraan yang tidak sesuai syarat teknis, seperti knalpot tidak sesuai standar pabrikasi, tidak ada kaca spion, atau ban dengan ukuran kecil. “Jumlah angka kecelakaan lalu lintas kami harapkan terus menurun. Ini bisa terjadi jika masyarakat pengguna jalan tetap mematuhi aturan lalu lintas, tidak melakukan pelanggaran terhadap rambu-rambu lalu lintas yang sudah menjadi ketentuan, dan selalu melengkapi surat-surat dan kelengkapan tekhnis kendaraan bermotor ketika bepergian menggunakan kendaraannya,’’ bebernya.

Dari hasil keseluruhan tingkat Polda NTB, untuk Polres Sumbawa menempati peringkat 2 besar dalam hal penindakan pelanggaran, setelah Polres Lombok Tengah. Menurut Bowo, hal ini tidak lepas dari kerja keras seluruh anggota yang terlibat Operasi Zebra Gatarin 2019 untuk terus menyadarkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan tata tertib lalu lintas sesuai ketentuan yang ada. “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya pengguna jalan baik roda dua dan roda empat di seluruh Kabupaten Sumbawa, meski kegiatan Operasi Zebra Gatarin 2019 telah berakhir bukan berarti kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas terus mengendor, dengan ada atau tidak adanya operasi lalu lintas kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten Sumbawa harus tetap terjaga,’’ harapnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *