Wabup Sumbawa : Kita Butuhkan Penyediaan SDM

Sumbawa, PSnews – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menyelenggarakan kegiatan Audensi dan sosialisasi di aula lantai I kantor Bupati Sumbawa pada Kamis (15/8/2019). Dalam sambutannya Wakil Bupati Sumbawa – H. Mahmud Abdullah menyatakan, daerah saat ini sangat membutuhkan penyediaan SDM.

‘’Kalau kami melihat kedepan, yang kita butuhkan sekarang ini hanya ada satu yaitu penyediaan SDM. Kita betul mempunyai SDA yang melimpah, tapi tidak akan bisa kita kelola tanpa adanya SDM yang kerkompetensi,’’ kata Haji Mo – sapaan akrab Wabup.

Wabup sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Dan berterima kasih kepada Tim Apkasi Bidang Pendidikan yang bisa memberikan pengetahuan praktis tentang matematika dan Bahasa Inggris. Apalagi visi Husni – Mo yaitu terwujudnya masyarakat Sumbawa yang mandiri, berdaya saing dan berkepribadian berdasarkan semangat gotong royong. ‘’Kata kuncinya disini adalah bagaimana kita menyiapkan SDM agar kita dapat bersaing dengan daerah lain. Sehingga kita harus segera menyiapkan SDM ini agar kita tidak jauh ketinggalan, walaupun potensi kita besar tanpa dikelola oleh SDM yang mempuni kita akan tetap menjadi daerah yang tertinggal,’’ tukasnya.

Sebelumnya, Staf Ahli Apkasi Bidang Pendidikan – Hj Himmatul Hasanah dalam laporannya mengatakan, Apkasi telah hadir di sekitar 160 Kabupaten dan Kota, serta telah memberikan pelatihan kepada 140.000 guru di seluruh Indonesia. ‘’Kenapa program matematika, karena merupakan salah satu momok bagi siswa kita adalah mata pelajaran tersebut. Dan yang selalu menjadi tingkat kecerdasan itu selalu matematika. Kita hadir untuk memberikan berbagai alternatif metode yang cepat dan menyenangkan sehingga pola pikir terkait mata pelajaran susah ini nanti Insya Allah akan ada solusinya. Kemudian kira-kira 2 tahun ini kita juga ada Bahasa Inggris, baru ketemu 2 tahun ini. Selama ini kalau kita sudah bicara bahasa inggris dan matematika, ini kita sudah menjadi mata pelajaran yang sebagian besar anak – anak kita dan kita tidak suka. Alhamdulillah dalam 2 tahun ini sudah ketemu sebuah metode pembelajaran yang sangat cepat dimana hanya cukup hanya 1 sampai 3 hari dan kemarin sudah kami buktikan dari Lombok Utara yaitu dengan 400 guru yang diberikan waktu hanya 1 hari dan mereka langsung menemukan metode belajar yang sangat cepat ini,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *