Peserta PELANTARA Diharap Beri Trauma Healing ke Korban Gempa

Sumbawa, PSnews – Peserta Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) tiba di Pelabuhan Badas Kabupaten Sumbawa pada Rabu (5/9/2018). Kedatangan rombongan disambut Sekretaris Daerah – H Rasyidi menyambut bersama anggota Forkopimda, Kadis Popar, Kabag Humas Setda Sumbawa, serta lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda mengungkapkan, di tengah-tengah kesibukan mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Sail Indonesia Moyo Tambora 2018, pada tanggal 19 Agustus lalu Kabupaten Sumbawa dilanda gempa bumi yang cukup kuat, dan mengakibatkan 4 kecamatan mengalami kerusakan yang cukup parah. Tercatat sebanyak 7 orang meninggal dunia, 684 orang luka-luka, dan 49.188 orang harus tinggal di tenda-tenda pengungsian. Bahkan sebanyak 9.040 unit sarana permukiman dan 230 unit sarana pendidikan, kesehatan dan keagamaan juga mengalami kerusakan.

Terkait hal tersebut, Sekda berharap kepada para peserta Pelantara-8 agar berkenan membantu dalam masa pemulihan paska gempa dengan memberikan “trauma healing” kepada para korban terdampak, terutama anak-anak korban gempa yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian. ‘’Insya Allah keterlibatan adik-adik dalam memberikan trauma healing kepada para korban gempa, dapat mempercepat proses pemulihan dan tentunya menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda dalam rangka membentuk karakter bangsa yang dihajatkan melalui kegiatan pelayaran lingkar nusantara ini,’’ tuturnya.

Sementara, Komandan Satgas Pelantara 8 Kolonel Laut (P) Sukrisno mengatakan, ini merupakan kegiatan sebagai bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut dalam pembinaan generasi muda bangsa sebagai calon pemimpin masa depan dan wujud nyata dari salah satu tugas TNI Angkatan Laut yaitu pemberdayaan wilayah pertahanan laut. Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda bangsa untuk lebih mencintai tanah airnya, sebagai bangsa bahari untuk lebih mencintai lautnya dan juga sebagai sarana interaksi sosial antar peserta dari berbagai penjuru tanah air yang mempunyai adat dan budaya yang beraneka ragam.

Disampaikan pula bahwa pelayaran ini diikuti 536 peserta Pelantara dan Bela Negara 372 orang, panitia dan pendukung 58 orang, ABK KRI Teluk Bintuni 106 orang, dengan rute Surabaya-Lombok, Pulau Moyo-Pulau Medang, Badas-Surabaya, dari tanggal 28 Agustus sampai dengan 11 September 2018, atau selama 15 hari kedepan. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *