Sumbawa, pulausumbawanews.net – Antrean panjang kendaran di Pelabuhan Poto Tano – Kahyangan selama beberapa hari terakhir, cukup menimbulkan kekhawatiran terganggunya perjalanan para Atlet Kabupaten Sumbawa menuju Pulau Lombok untuk mengikuti ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) pada bulan Juli 2026. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, S.H., M.Si., didampingi Wakil Ketua Muhammad Yamin, S.E., M.Si melakukan upaya koordinasi dengan otoritas Pelabuhan Poto Tano, pada Jumat (10/7/2026).
Koordinasi dilakukan sebagai langkah antisipasi agar atlet dan official asal Kabupaten Sumbawa dapat menyeberang dari Pelabuhan Poto Tano menuju Pelabuhan Kayangan tanpa terkendala antrean panjang kendaraan yang berpotensi menghambat jadwal perjalanan.
Abdul Rafiq, mengatakan kelancaran mobilitas kontingen menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesiapan atlet menghadapi pertandingan. Menurutnya, keterlambatan akibat kepadatan di pelabuhan harus diantisipasi sejak dini agar para atlet dapat tiba tepat waktu dan mengikuti agenda technical meeting sesuai jadwal. “Kami sengaja datang untuk mendapatkan dukungan dari otoritas pelabuhan agar arus penyeberangan atlet dan official dapat berjalan lancar. Harapannya seluruh kontingen tiba tepat waktu sehingga dapat mengikuti technical meeting dengan kondisi fisik dan mental yang prima,” ujarnya.
Permohonan tersebut mendapat respons positif dari pihak Syahbandar Pelabuhan Poto Tano. Syahbandar Gufron menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan agar proses penyeberangan kontingen berjalan lancar. “Insya Allah kami akan membantu dan memberikan perlakuan khusus agar proses penyeberangan kontingen dapat berlangsung lancar tanpa kendala berarti,” tandas Gufron.
Dukungan dari otoritas pelabuhan diharapkan dapat memastikan seluruh kontingen Kabupaten Sumbawa tiba di Lombok sesuai jadwal, sehingga para atlet dapat lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi persaingan di ajang Porprov NTB tanpa terganggu persoalan teknis selama perjalanan.
Setelah mendapat restu dari otoritas pelabuhan, Abdul Rafiq mengingatkan agar semua kendaraan rombongan kontingen Atlet dari Sumbawa supaya dipasang spanduk sebagai tanda pengenal. (PSr)
