BPBD Sumbawa Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Ropang

Sumbawa, pulausumbawanews.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa melakukan dropping logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Ropang, Kecamatan Ropang, Senin (16/03/2026).

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 300 jiwa dari 72 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban banjir yang terjadi pada sore hari sebelumnya.

Adapun jenis bantuan yang disalurkan berupa mie instan, air mineral, matras, dan selimut. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumbawa.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, dan diserahkan kepada Sekretaris Desa (Sekdes) Ropang, Satria Utama. Selanjutnya, pemerintah desa akan menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat terdampak di tiga dusun di Desa Ropang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, mengatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan setelah pihaknya menerima data jumlah korban pada malam hari sebelumnya. “Setelah tadi malam kami mendapatkan data jumlah korban, pagi ini atas ijin Bupati, kami langsung melakukan dropping bantuan untuk warga yang terdampak di tiga dusun. Kami juga melakukan assessment terhadap kerusakan akibat banjir yang terjadi kemarin sore. Tentunya kami akan melakukan pendataan yang lebih akurat,” jelasnya saat ditemui di lokasi banjir di Desa Ropang.

Pemerintah daerah melalui BPBD memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan serta melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir tersebut.

Seperti diketahui, bencana banjir di wilayah Desa Ropang terjadi setelah hujan deras yang turun tanpa henti sejak pukul 11.00 hingga 16.00 WITA. Curah hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya aliran air di sejumlah titik di wilayah setempat.

Sebanyak tiga dusun di Desa Ropang terdampak bencana tersebut, yaitu Dusun Ropang A, Dusun Ropang B, dan Dusun Semaning.

Adapun jumlah warga yang terdampak di masing-masing dusun meliputi, Dusun Ropang A sebanyak 85 Kepala Keluarga (KK), Dusun Ropang B sebanyak 120 KK, dan Dusun Semaning sebanyak 100 KK.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum. Tercatat sebanyak tiga unit jembatan kecil (deker) mengalami kerusakan berat akibat derasnya arus air. Hingga saat ini, masih terdapat sejumlah kerusakan lain yang belum terdeteksi karena proses pendataan masih berlangsung di lapangan. (PSp)

Komentar

comments

Shares

Related posts

Leave a Comment