Mobil Pickup Jatuh ke Jurang, Pengemudi dan Rekannya Hanyut Terseret Banjir

Sumbawa, pulausumbawanews.net – Sebuah mobil Pickup warna putih jatuh ke jurang di sekitar jembatan ruas jalan Sumbawa Besar – Lunyuk, pada Sabtu malam (13/12/2025). Insiden itu terungkap dari informasi pemilik kendaraan Ny Listya Citra yang menghubungi Basarnas via telepon pada Minggu dinihari (14/12/2025) pukul 01.05 WITA.

Tim Basarnas dan Polsek Lunyuk di Lokasi Kejadian

Koordinator Basarnas Sumbawa, Firdaus yang dikonfirmasi media ini membenarkan, sebuah mobil pickup warna putih terperosok ke dalam jurang karena pengemudinya berusaha menghindari jalan berlubang di jembatan. “Mobil pickup yang jatuh ke jurang Batu Pusit Lunyuk itu dikemudikan oleh Rizqi (29) dan rekannya Setyawan (25). Keduanya berasal dari Lombok Barat,” papar Firdaus yang dihubungi via seluler, Minggu malam.

Kedua korban, lanjut Firdaus, merupakan tukang las Pamflet. Mereka berangkat dari Taliwang ke Sumbawa Besar, lalu dari Sumbawa Besar menuju Lunyuk. “Balik dari Lunyuk itu lah, kendaraan mereka jatuh di sungai karena menghindari lubang di jembatan,” tuturnya.

Bos mereka, yakni Ny Listya Citra, sambung Firdaus, telah menginformasikan titik koordinat lokasi jatuhnya mobil pickup tersebut. “Dan kami merespon panggilan dengan memploting peta, memang jurangnya luar biasa dalam dan akhirnya kami berangkat pada pukul Minggu dinihari sekitar 04 :56 WITA,” katanya.

Jurangnya cukup dalam

Rizki dan Setyawan Terseret Banjir

Setelah terperosok ke dalam jurang, pengemudi pickup dan rekannya yakni Rizki dan Setyawan beristirahat di kolong jembatan. Saat tidur nyenyak, tiba-tiba keduanya hanyut terseret banjir. Setyawan berhasil menepi, dan mengabarkan pada bosnya Ny Listya Citra bahwa kawannya bernama Rizki belum diketahui rimbanya. “Kami tiba di titik koordinat dan melakukan penyisiran melihat jejak-jejak. Pada pukul 05.20 WITA, kami menemukan mobilnya kurang lebih 200 meter dari titik koordinat.
Ternyata di titik koordinat itu yang ada jaringan teleponnya. Lalu kami mendalami keberadaan korban antara Puskesmas Lunyuk dan Puskesmas Lenangguar. Pada pukul 09.15 WITA, kami bertemu anggota Polsek Lunyuk dan memberikan surat-surat penting prihal korban yang kami evakuasi karena khawatir terjadi banjir. Karena mobil korban jatuhnya menghalangi sungai. Pada pukul 11 .00 WITA kami bertemu korban. Ternyata korban Rizki selamat karena dibantu oleh para pekerja proyek longsor. Jarak dari TKP cukup jauh, yakni sekitar 9 kilometer,” beber Firdaus.

Rizki (tanda panah) diapit oleh Koordinator Basarnas Sumbawa Firdaus (kiri) dan Setyawan (kanan) beserta Tim Basarnas.

Selanjutnya, kata Firdaus, pagi ini (Senin 15/12) Tim Basarnas kembali menuju TKP untuk melakukan evakuasi kendaraan Pickup. “Sebenarnya semalam kami ingin bergerak ke lokasi. Tapi khawatir dengan fisik kami, karena sejak kemarin malam belum tidur. Kami minta tidur dulu baru jalan menuju lokasi kejadian,” pungkas Firdaus. (PSa)

Komentar

comments

Shares

Related posts

Leave a Comment