Erica Zainul Majdi Perihatin dengan Gizi Buruk di NTB

Sumbawa, PSnews – Ketua PKK Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj Erica Zainul Majdi mengaku perihatin dengan masalah gizi buruk yang terjadi di provinsi ini. Hal ini bukan saja karena kemiskinan, tapi bisa juga karena masalah lain. “Gizi buruk di NTB  sudah sangat memprihatinkan. Itu terjadi karena kita terlalu menggampangkan masalah kemiskinan, yang selalu dianggap sebagai penyebabnya,” jelas istri Gubernur NTB – Zainul Majdi ini saat membuka acara pelantikan Ketua dan Pengurus PKK Kabupaten Sumbawa, Kamis (17/03/2016) di Wisma Daerah Sumbawa.

Menurutnya, penyebab gizi buruk itu bisa terjadi yaitu karena dua factor yaitu karena kelainan bawaan sejak lahir atau kegagalan manajemen laktasi (tidak mengonsumsi ASI dengan baik) terhadap bayi dan balita. Gizi buruk ini bisa terjadi ketika ibu si bayi mengalami gejala anemia. Bahkan penderita anemia belum tentu dari keluarga miskin, sebab masyarakat menengah ke atas pun bisa mengalami kurang darah.
pkk sumbawaArtinya, lanjut Erica, faktor gizi buruk bisa juga terjadi karena pola makan dan gaya hidup seperti diet. Sehingga untuk menciptakan generasi yang sehat, maka yang perlu diperhatikan adalah masalah pola hidup masyarakatnya. Bila pola hidup masyarakatnya sudah baik dan benar, maka akan tercipta bayi-bayi dan balita yang sehat. “Banyak yang menilai gizi buruk hanya terjadi karena kemiskinan. Padahal pola hidup dan gaya hidup sangat mempengaruhi timbulnya masalah gizi buruk,’’ tuturnya.

Diungkapkan, dari data yang ada saat ini, Kabupaten Sumbawa merupakan daerah yang jarang sekali ditemukan adanya penderita gizi buruk, bila dibandingkan dengan daerah lain di NTB. Salah satu alasannya yaitu adanya budaya makan ikan yang telah dicanangkan oleh Pemkab Sumbawa. Dengan begitu, ia meminta kepada Pemda agar tidak bosan dan terus memberikan pemahaman dan dilestarikan di dalam kehidupan masyarakat. “Pola budaya makan ikan ini sudah baik dan benar, sehingga perlu terus ditingkatkan,’’ pungkasnya. (gunk)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *