Wacana Normalisasi Sungai Empang Tak Kunjung Direalisasi

Oleh : Imron Fhatoni (Mahasiswa asal Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa) Minggu ini saya menghabiskan waktu di kampung halaman, Empang, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Saya hendak melakukan observasi kebahasaan di pesisir timur Sumbawa, sekitaran Teluk Saleh. Meski tugas ini telah rampung sejak dua hari yang lalu, namun saya memilih untuk menetap beberapa hari demi melepas rindu dengan keluarga.

Read More

OPINI : Kudu Paham Cara Kerja Kapitalis

Oleh : Muhammad Mada Gandhi (Pengamat Investasi Tambang Mineral) Itu duit dari Bank China dipinjam BRI, BNI dan Mandiri untuk infrastruktur namun dipinjamkan ke perusahaan Tuan Ripin untuk beli NNT lebih dari Rp 32 T. Bank-bank tersebut pasang badan ke China. Sementara Tuan Ripin ke bank itu pasang proyek tambang sebagai jaminan. Begitu dikabarkan asset Tuan Rifin nambah, maka harga sahamnya di bursa efek pun melonjak drastis. Untungnya berlibat lagi Bro. Cerdik bukan?

Read More

OPINI : Kenapa Pimpinan PKS Harus Segera Diganti???

Oleh: Mujiburahman, ST Simpatisan PKS Sumbawa, NTB Aksi walk out anggota FPKS DPR RI (30/5) dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Fahri Hamzah menunjukkan sejauhmana level atau tingkat kesadaran bernegara para pimpinan PKS. PKS adalah sebuah partai politik yang darinya para pemimpin republik dilahirkan. Sebagai partai politik yang memproduksi pejabat publik, maka kepatuhan pada hukum publik harus menjadi kesadaran mendasar para petinggi parpol.

Read More

OPINI : Andai Aku Pemerintah Sumbawa

Oleh : Imron Fhatoni Ketua IKPPM – EMPANG (2015-2017) Saya sangat mengapresiasi program Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan dan pelayanan publik, meski sampai sekarang belum berjalan maksimal seperti yang diharapkan. Setidaknya beberapa kasus kekinian telah membuktikan bahwa prosesi reformasi birokrasi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah kita.

Read More

OPINI : Banjir Bima, Sebuah Ironi di Kota Tangguh

Oleh : Fathul Muin  (Fasilitator BNPB untuk Program Desa Tangguh Bencana) Banjir Bima ternyata menyisahkan derita yang sungguh menyedihkan bagi masyarakat. Tidak disangka akan ada pederitaan sejauh itu. Meski tidak ada korban jiwa namun secara psikologis masyarakat sangat terpukul. Banyak sekali masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan logistik terutama pangan. Kok bisa ya? Inilah ironi di Kota tangguh bencana.

Read More