Dewan Pertanyakan Minimnya Realisasi Belanja Tak Terduga

Sumbawa, PSnews – Minimnya realisasi terkait denga alokasi belanja tak terduga dalam APBD tahun anggaran 2018, menimbulkan pertanyaan dari Fraksi di DPRD Sumbawa. Sementara tahun lalu, terjadi bencana yang cukup besar di Kabupaten Sumbawa, yang penanganannya bisa dilakukan dengan anggaran dimaksud.

Seperti yang disampaikan juru bicara Fraksi Bintang Keadilan – Rosihan dalam sidang paripurna Kamis (4/7). Alokasi belanja tak terduga pada APBD 2018 senilai Rp. 3.670.562.500,00, namum yang terealisasi hanya Rp. 331.824.010,00 atau 9,04 persen. Terhadap hal itu, pihaknya mempertanyakan kepada Pemda Sumbawa, mengapa realisasinya cukup minim, padahal diketahui pada tahun 2018 di Kabupaten Sumbawa terjadi bencana gempa yang cukup besar yang menyebabkan terjadi korban dan kerusakan. ‘’Seharusnya dana tersebut dapat dioptimalkan dalam upaya tanggap darurat dan penanggulangan bencana. Mohon tanggapan,’’ tuturnya.

Sementara juru bicara Fraksi Demokrat – Basaruddin mengungkapkan, Kecamatan Alas,  Alas Barat dan Buer merupakan daerah terdampak gempa terparah di Kabupaten Sumbawa. Terhadap hal itu pihaknya berharap kepada Pemda untuk lebih memperhatikan dan melaksanakan penyelesaian bantuan dana stimulan untuk pembangunan rumah rusak berat jenis risa, karena masih banyak yang belum terealisasikan. Selain itu, pendistribusian bahan bangunan sampai saat ini belum rampung dan fanel yang digunakan untuk membangun rumah yang dianggap tahan gempa perlu di tinjau kembali, karena banyak yang retak, pasir, fanel yang diberikan siku belum ada sampai hingga sekarang. ‘’Masyarakat masih ada yang tinggal huntara,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *