Dua Kecamatan di Kabupaten Sumbawa Diterjang Banjir

Sumbawa, PSnews – Akibat curah hujan yang cukup tinggi, banjir melanda dua Kecamatan di bagian timur Kabupaten Sumbawa pada Kamis (6/12/2018) malam. Ribuan rumah di Kecamatan Empang dan Tarano terendam banjir, bahkan ada juga rumah yang hanyut, serta rusak cukup parah hingga temboknya jebol. Sejauh ini para pihak terkait masih melakukan pendataan di lokasi dan sedang diupayakan penanganan awal.

Informasi sementara yang diterima media ini, di Kecamatan Empang terdapat belasan dusun di lima desa terdampak banjir. Selain menggenangi rumah warga, banjir juga merendam sekolah, masjid termasuk kantor kecamatan. Bahkan ada juga rumah yang rusak dan hanyut akibat banjir. Sementara di Kecamatan Tarano, terdapat empat dusun di dua desa yang terdampak. Banjir itu juga merendam puluhan hektar tambak garam dan belasan hektar tambak ikan bandeng.

Dikonfirmasi wartawan via telepon Jumat (7/12/2018), Camat Empang – Surianto  mengungkapkan, data sementara yang diperoleh terdapat 1.670 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak dengan total 6.780 jiwa. Jumlah ini tersebar di lima desa yang ada, yakni lima dusun di Desa Pamanto, lima dusun di Desa Empang Bawah, tiga dusun di Desa Bunga Eja, empat dusun di Desa Empang Atas, dan satu dusun di Desa Jotang Lama. Banjir juga mengakibatkan dua rumah hanyut dan sekitar 18 rumah temboknya jebol, yakni di Dusun Stowe Brang.

Menurutnya, curah hujan yang tinggi mengkibatkan sungai Brang Buas meluap hingga menggenangi rumah penduduk. Berdasarkan keterangan masyarakat setempat, banjir kali ini lebih besar dari banjir yang terjadi sebelumnya di wilayah setempat. Dengan ketinggian mencapai sekitar 1,5 meter. ‘’Itu masih data sementara, karena sampai saat ini kami besama pihak terkait juga terus melakukan pendataan,’’ terangnya.

Setelah banjir surut, lanjut Surianto, di pagi harinya warga kemudian bergotong royong membersihkan rumah masing-masing termasuk masjid setempat. ‘’Tim dari Kabupaten sudah datang. Tadi sudah datang BPBD, Kadis Sosial, Kabag Humas dan Kabag Pemerintahan. Sudah ada rapat pertama untuk menghimpun data sementara dan upaya penanganan sementara,’’ tuturnya.

Sementara Camat Tarano – M. Tahkiq yang juga dihubungi via telepon menjelaskan, di wilayahnya empat dusun di dua desa terdampak banjir yang merupakan kiriman dari sungai Kecamatan Empang. Yakni Dusun Parang A, Dusun Parang B, dan Dusun Bontong Desa Labuhan Bontong. Banjir tersebut menyebabkan sekitar 100 rumah di tiga dusun setempat terendam. Ketinggian air sekitar diatas lutut orang dewasa. Selain itu lahan tambak garam warga sekitar 80 hektar dan tambak bandeng sekitar 15 hektar terendam. Sedangkan di Dusun Malalo Desa Bantulante terdapat satu rumah hanyut diterjang banjir. ‘’Kami masih melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak.  Saat ini kami bersama masyarakat sedang bergotong royong membersihkan rumah warga,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Shares

Related posts

Leave a Comment