Pembangunan Menara Telekomunikasi di Labuhan Ijuk Segera Dilanjutkan

Sumbawa, PSnews – Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) akan melanjutkan pembangunan BTS (Base Transmitions Station). Itu dilakukan menyusul permasalahan terkait pembangunan Menara Telekomunikasi BTS yang berlokasi di Labuhan Ijuk Kecamatan Moyo Hilir telah selesai dibahas.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Sumbawa – H Ibrahim di ruang kerjanya Rabu (28/11/2018). Permasalahan pembangunan menara telekomunikasi BTS di Labuhan Ijuk yang sempat akan direlokasi ke Desa Teladan Kecamatan Lenangguar telah menemui titik terang.

Keterangan ini disampaikan setelah ada kesepahaman dalam rapat yang dilaksanakan antara pihak BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Dinas Kominfotik Sumbawa dan PT. Dayamitra Telekomunikasi yang dilaksanakan di Kantor BAKTI Jakarta, Selasa (27/11). ‘’Pembangunan tower telekomunikasi akan dilanjutkan dengan merelokasi dari titik eksisting saat ini ke lokasi baru di Desa Labuhan Ijuk, dengan lahan yang disiapkan oleh Pemerintah Daerah,’’ terang Ahim – akrabnya.

Dijelaskan, sebelumnya PT. Dayamitra Telekomunikasi selaku penyedia power dan tower telah melakukan survey di site Labuhan Ijuk. Hasilnya, di lokasi tersebut terdapat sinyal di site eksisting namun dipemukiman tidak terdapat sinyal, sehingga diputuskan akan direlokasi ke Desa Teladan Kecamatan Lenangguar.

Ir Ibrahim

Berdasarkan laporan dari masyarakat, Bupati Sumbawa melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Sumbawa langsung menindaklanjuti dengan bersurat kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dengan nomor 694.11/499/DKIS/2018 tanggal 19 November 2018 terkait Pembangunan BTS Terpencil di Kabupaten Sumbawa.

Sebelumnya juga Dinas Kominfotik Sumbawa mengajak kembali PT. Dayamitra Telekomunikasi dan Tim Jaringan PT. Telkomsel Area Sumbawa untuk melaksanakan survey kembali ke Labuhan Ijuk, dengan hasil bahwa wilayah pemukiman tidak tercover sinyal. ‘’Alhamdulillah, semuanya sudah clear. Dan Desa Telaga Kecamatan Lenangguar yang sebelumnya menjadi site relokasi, tetap akan menjadi target Program BTS Lastmile,’’ pungkasnya.

Sebelumnya Pemkab Sumbawa melalui Dinas Kominfotik telah mengajukan pembangunan 21 BTS dititik-titik yang masih terindikasi blankspot kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *