Pengelola Istana Dalam Loka Tidak Bisa Satu Pihak

Sumbawa, PSnews – Upaya menduplikasi benda-benda milik Kesultanan Sumbawa untuk kemudian ditempatkan di Istana Dalam Loka sudah mulai direncanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa. Meski hal itu dilakukan secara bertahap.

Agar keberadaan Istana kebanggaan warga Sumbawa ini dapat terjaga, perlu ada pengelolaan yang baik. Namun hal itu dinilai tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak saja, dalam hal ini Pemda Sumbawa. Perlu juga keterlibatan Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) serta Kerabat Sultan. ‘’Untuk pengelolaan Istana Dalam Loka, itu yang harus ktia fikirkan besama antara Pemerintah dalam hal ini Dinas Dikbud, LATS dan Kerabat Sultan. Karena kalau ada satu pihak saja yang mengelola saya khawatirkan barang yang sudah direduplikasi nanti tidak terselamatkan,’’ kata Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud – H Hasanuddin kepada media ini.

Hasanuddin

Diungkapkan, Istana Dalam Loka merupakan salah satu objek wisata nasional dalam bidang kebudayaan dan pariwisata. Hal itu sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 162 tahun 2006. Sehingga keberadaan maupun keamanannya harus terjaga, bahkan perlu ditempatkan anggota Kepolisian untuk berjaga. ‘’Ada 25 objek vital nasional di Indonesia, salah satunya iIstana Dalam Loka. Terkait objek vital nasional ini, Pemerintah dalam hal ini juga Kepolisian daerah dimana objek vital itu berada sudah harus memiliki strategi terhadap Istana itu sendiri. Jadi harus ada penempatan personel disana,’’ tukasnya.

Sementara terhadap rencana menduplikasi benda milik Kesultanan Sumbawa, pihaknya sudah mengajukan proposal bantuan ke Pemprov NTB untuk rencana duplikasi tersebut. Pihaknya berharap dalam dua atau tiga tahun kedepan, Istana Dalam Loka sudah diisi oleh benda Kesultanan Sumbawa. Sehingga Istana ini bisa menjadi museum Kesultanan Sumbawa, meskipun barang yang ditampilkan reduplikat dari barang asli yang ada di Istana Bala Kuning maupun yang ada di keluarga Sultan. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *