Perusda dan PDAM Jadi Sorotan Fraksi DPRD Sumbawa

Sumbawa, PSnews – Sejumlah Fraksi di DPRD Kabupaten Sumbawa mempertanyakan kontribusi yang diberikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Perusahaan Daerah (Perusda) dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Karena dinilai minim memberikan pendapatan bagi daerah.

Dalam sidang paripurna Kamis (4/10/2018) malam, juru bicara Fraksi PAN – H Mustajabuddin menyatakan, untuk meningkatkan PAD, selain optimalisasi kinerja OPD pihaknya juga mempertanyakan kinerja BUMD seperti PDAM dan Perusda. Untuk PDAM selain memberikan konstribusi minim terhadap PAD, pelayanan PDAM terhadap pemenuhan air bersih masyarakat dinilai masih sangat buruk yang meski setiap tahunnya Pemda melakukan penyertaan modal. Sedangkan Perusda, masih belum menunjukkan kinerja yang positif ini karenakan Dirut Perusda masih lowong. ‘’FPAN meminta Pemda untuk segera mengisi jabatan dirut perusda,’’ harapnya.

Begitu pula juru bicara Fraksi Gerindra – Hamzah Abdullah yang mempertanyakan kepada Bupati Sumbawa terkait pengganti Direktur Prusda yang telah mengundurkan diri. Sajauh mana proses ini telah di lakukan. Pihaknya juga mempertanyakan kinerja PDAM terkait pelayanan kepada masyarakat. ‘’Air yang disuply sering tidak mengalir. Tentu hal ini sangat mengganggu. Maka dari itu meminta kepada Bupati Sumbawa untuk segera mengevaluasi kinerja PDAM yang ada sekarang ini yang penuh dengan masalah,’’ tukasnya.

Juru bicara Fraksi Nasdem – Bunardi juga meminta Pemda terus melakukan evaluasi terhadap perusahaan daerah seperti PDAM Batulanteh dan Perusda Sabalong Samalewa atas penyertaan modal yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, agar kedua perusahaan milik daerah ini bisa memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah.

Salamuddin Maula

Sementara juru bicara Fraksi Bintang Keadilan – Salamuddin Maula menyatakan, terkait dengan posisi pimpinan Perusda yang lowong, Pemda diharapapkan segera melakukan rekrutmen  sehingga keberadaan Perusda tidak stagnan, karena Perusda sangat potensial dalam memberikan kontrubusi terhadap pendapatan daerah. Kemudian terkait dengan PDAM, pihaknya berharap agar keluhan masyarakat terkait permasalah kemacetan air PDAM dapat dituindaklanjuti dengan meningkatkan kinerja perusahaan, sehingga masyarakat sebagai konsumen mendapatkan hak sesuai dengan yang diharapkan. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *