DR Zul: Alhamdulillah Presiden Setuju UTS Jadi Milik Negara dan Dinegerikan

Diusulkan Merger UTS, UNSA, AKOM dan IISBUD 

Sumbawa, PSnews – Pendiri Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) ~ DR Zulkieflimansyah, SE.,MSc menyatakan siap menghibahkan dan mengikhlaskan seluruh aset yang dimiliki UTS kepada Pemerintah Republik Indonesia. Keinginan itu disampaikan DR Zul sapaan akrabnya di hadapan Presiden Joko Widodo saat menghadiri kuliah umum di UTS (30/7/2018). Saat ini UTS memiliki lahan seluas 500 hektar lebih. Lahan itu berasal dari pemberian pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan seluas 450 hektar, ditambah dengan 60 hektar milik pribadi yang sudah dimiliki sebelumnya. Dengan luas lahan ini UTS satu-satunya kampus terluas di NTB. “Tetapi Pak Jokowi saya Gubernur NTB terpilih, akan banyak resikonya kalau kampus yang saya dirikan menjadi sangat bagus dibanding yang lain. Akan banyak fitnah kalau tanah saya banyak. Di tanah itu kita sudah punya STP (Science Techno Park) dan SIKIM, kalau pemerintah mau serius kami akan menghibahkan dan mengikhlaskan semua asset dan pikiran ini untuk Indonesia,” ujar DR Zul disambut tepuk tangan pengunjung.

Presiden Jokowi bersama pendiri UTS DR Zulkieflimansyah dan Gubernur NTB M Zainul Majdi

Ia melanjutkan, asset ini akan semakin besar, jika beberapa kampus yang ada yakni UTS, Universitas Samawa (UNSA), AKOM dan IISBUD dimerger, sehingga dapat menjadi satu perguruan tinggi pertama di Pulau Sumbawa. “Jika pemerintah punya niat baik, insya Allah hadiah dari Presiden akan menjadi kado istimewa buat Pulau Sumbawa,” harap DR Zul sambil melontarkan senyum khasnya.

Sehari setelah memberi sambutan di hadapan Presiden Jokowi, Zulkieflimansyah melalui akun facebooknya mengatakan bahwa keinginannya itu telah direstui oleh Presiden RI dan Menristekdikti. “Alhamdulillah Pak Jokowi setuju UTS jadi milik negara dan dinegerikan. Pak Menristekdikti juga setuju…. IISBUD dan UNSA bisa bergabung bersama-sama,” tulis DR Zul. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *