Ribuan Aparat Diterjunkan dalam Pengamanan TPS

Sumbawa, PSnews – Ribuan aparat gabungan, Polisi, TNI dan Linmas diterjunkan dalam pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada NTB 2018. Sejumlah persiapan sudah dilakukan. Salah satunya simulasi pengamanan TPS yang digelar di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Senin (25/6/2018). Simulasi dilakukan setelah Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur NTB. Kegiatan ini, disaksikan Wakil Bupati Sumbawa – H Mahmud Abdullah, Kajari Sumbawa – Paryono, Dandim 1607 Sumbawa – Letkol Inf. Samsul Huda, Ketua KPU Sumbawa – Syukri Rahmat, Ketua Panwas Sumbawa – Syamsi Hidayat, serta lainnya.

Ditemui wartawan usai kegiatan, Kapolres Sumbawa – AKBP. Yusuf Sutejo menjelaskan, simulasi ini dilakukan untuk memberi pemahaman kepada para penyelenggara pemilu. Jika terjadi sesuatu di lapangan, maka penyelenggara akan tahu apa yang harus dilakukan. Selain itu, simulasi pengamanan TPS ini pertama kali dilakukan. Selama ini memang sudah dilaksanakan bimtek oleh KPU dan Panwas. Namun, dengan simulasi ini para penyelenggara di tiap TPS faham atas tugasnya masing-masing.

Selaku pengendali operasional di Polres Sumbawa, pihaknya sewaktu-waktu akan meminta back-up dari aparat TNI dan Satuan Brimob. Hal ini dilakukan apabila situasi di lapangan sudah tidak memungkinkan.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 581 personel Polres Sumbawa diturunkan untuk mengamankan TPS. Ada juga personel TNI yang siap turun apabila situasi sudah tidak terkendali. Selain itu, sekitar 1.700 personel Linmas juga dilibatkan dalam pengamanan. ‘’Sekitar lima ribuan orang bisa kami kumpulkan hari ini untuk mendapatkan pemahaman bersama. Agar pemilukada di Sumbawa bisa berjalan lancar dan aman,’’ tuturnya.

Dalam melakukan pengamanan, nantinya personel polisi dibagi menjadi tiga kategori yakni kategori aman, rawan satu dan rawan dua. Untuk TPS kategori aman, satu personel mengamankan lima sampai 10 TPS. Untuk kategori rawan dua, pihaknya menempatkan dua orang personel untuk dua TPS dengan 10 orang anggota Linmas. Sementara TPS kategori rawan dua, ditempatkan dua personel polisi di satu TPS.

Ditambahkan, pihaknya sudah melaksanakan pelatihan pengamanan sedemikian rupa. Namun semua kembali kepada diri masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Pihaknya berharap agar masyarakat tetap menjaga dan mengedepankan keamanan sehingga daerah tetap kondusif. ‘’Kita memang berbeda pendapat. Tapi jangan perbedaan malah memisahkan kita. Dengan perbedaan itu kita harus menciptakan keakraban dan harmonisasi,’’ jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Sumbawa – H Mahmud Abdullah berharap kegiatan ini dapat menjadi panduan di lapangan. Baik pelaksanaan di TPS maupun dalam hal pengamanan. Sehingga Pilkada di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan aman dan lancar. ‘’Ini jadi pedoman kita nanti dalam pelaksanaannya,’’ singkat Wabup.

Ditempat yang sama, Dandim 1607 Sumbawa – Letkol Inf. Samsul Huda mengaku siap membantu untuk mensukseskan Pilkada 2018. Dimana ada 130 personel TNI yang diturunkan. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk bersikap netral. ‘’Kita akan memback up dalam pelaksanaannya. Intinya netralitas dan komitmen kita harus ada agar Pilkada ini dapat berjalan sukses,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *