Pencuri Ternak Tewas Mengenaskan Dipermak Massa

Sumbawa, PSnews – Seorang yang diduga sebagai pencuri ternak kerbau tewas mengenaskan setelah dihajar massa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Desa Batu Tering Kecamatan Moyohulu Kabupaten Sumbawa. Peristiwa tragis ini terjadi beberapa saat setelah warga setempat menunaikan ibadah sholat Tarawih sekitar pukul 21.00 wita.

Informasi yang diperoleh dari seorang  warga yang kebetulan melintas di lokasi memaparkan, bahwa awalnya komplotan pencuri ternak tersebut dikejar warga dari arah Desa Berang Rea melintasi Desa Semamung lalu Desa Sebasang dan dicegat di Desa Batu Tering. Mereka beraksi dengan menggunakan mobil pickup L 300 yang memuat daging hasil curian 1 ekor kerbau yang sudah dipotong dengan ditutupi terpal.

Mobil Pickup yang digunakan pelaku dibakar massa

Kedua pelaku disergap massa di Desa Batu Tering dan tanpa menunggu lama warga yang geram dengan tingkah laku para pelaku langsung melakukan eksekusi. Ada yang menghajar pelaku dengan menggunakan parang, kayu, batu dan lain-lain, sehingga seorang diantaranya langsung tewas di TKP. Sedangkan seorang lagi dalam keadaan kritis. Sementara mobil pickup dibakar massa.

Bupati Ikut Tenangkan Massa

Bupati Sumbawa HM Husni Djibril yang melintas di TKP setelah menghadiri Safari Ramadhan di Kecamatan Ropang ikut menenangkan massa yang sedang menghakimi para pelaku pencuri ternak. Bupati menghimbau warga agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya pada yang berwajib. “Sebentar lagi polisi akan tiba di disni. Jangan bunuh pelaku, agar bisa memberi kedaksian atas maraknya aksi pencurian ternak belakangan ini,” ujar Bupati.

Bupati Sumbawa HM Husni Djibril

Mendengar seruan orang nomor satu di Sumbawa ini, warga setempat pun menurut. Dan beberapa saat kemudian aparat polisi tiba di TKP.
Hingga berita ini disiarkan, belum diketahui identitas para pelaku karena masih dalam proses pemeriksaan pihak Kepolisian Resort Sumbawa. (PSj)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *