Pemkab Sumbawa Sebut Sejumlah Tantangan dalam Pilkada NTB 2018

Sumbawa, PSnews – Demi mewujudkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang aman dan damai, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Kabupaten Sumbawa menggelar Bimbingan Teknis tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018 pada Selasa (15/5/2018) di Gedung Serbaguna Desa Nijang Kecamatan Unter Iwes.

Bupati Sumbawa dalam sambutannya yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik – H Burhan menyatakan Pilkada yang akan dilaksanakan secara langsung pada tanggal 27 Juni mendatang, memunculkan cukup banyak tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama, baik untuk penyelenggara pemilu, partai politik, maupun masyarakat pemilihnya. Tantangan tersebut antara lain adalah fenomena pragmatisme pengajuan kandidat, kampanye hitam dan penyebaran berita bohong (hoax), serta besarnya beban kerja komisi pemilihan umum yang juga harus memverifikasi partai politik peserta pemilu 2019.

Lebih jauh disampaikan bahwa integritas KPU, Badan Pengawas Pemilu, pengurus partai politik, serta masyarakat akan menentukan kualitas pemimpin terpilih untuk melayani daerahnya. ‘’Perlu disadari bersama, pembangunan bidang politik bertujuan untuk mengembangkan sistem politik nasional yang berkedaulatan rakyat, demokratis, dan terbuka, serta mengembangkan kehidupan partai yang tetap menghormati keanekaragaman aspirasi politik,’’ tuturnya.

Diharapkan melalui Bimtek ini dapat mendukung pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2018 di Kabupaten Sumbawa agar berjalan dengan sukses dan damai. Semua pihak diajak untuk  tetap berkontribusi dalam menjaga kondusifitas daerah. Kepada ASN diminta untuk selalu berjalan dalam koridor aturan dan tata nilai yang berlaku, yaitu bersikap profesional dan netral dalam mendukung terciptanya masyarakat yang demokratis, berkeadilan dan harmonis, jauh dari tindakan-tindakan arogansi dan anarkhis yang dapat mengganggu hubungan silaturrahim yang sudah terjalin baik selama ini. ‘’Tanggungjawab menyukseskan Pilkada serentak bukan hanya menjadi tugas KPU, melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama antara KPU, Pemerintah, Parpol, dan seluruh elemen masyarakat Sumbawa,’’ tukasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpoldagri Sumbawa – H Yahya Adam melaporkan, tujuan Bimtek ini selain untuk memperkuat posisi koordinasi masing-masing dalam mengamankan jalannya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018, juga untuk meningkatkan kewaspadaan akan setiap ancaman dan bahaya yang dapat mengganggu jalannya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018. Jumlah peserta Bimtek 96 orang yang terdiri dari Camat se-Kabupaten Sumbawa, Danramil dan Kapolsek se-Kabupaten Sumbawa, Ketua PAnwascam se-Kabupaten Sumbawa. Dengan Narasumber Kapolres Sumbawa. Ketua KPU Sumbawa, dan Ketua Paswaslu Sumbawa. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *