TAGANA Sumbawa Persiapkan Diri Hadapi HUT TAGANA NTB ke-14

Sumbawa, PSnews –  Hari Ulang Tahun (HUT) Taruna Siaga Bencana (TAGANA) ke – 14 Propinsi NTB pada tahun ini rencananya akan dipusatkan di Kabupaten Lombok Tengah pada 23 hingga 25 April 2018 mendatang.Menghadapi momen tersebut, Tagana Sumbawa tengah melaksanakan berbagai persiapan serta pelatihan sehubungan dengan agenda akbar para relawan kemanusiaan tersebut.

Ketua Tagana Kabupaten Sumbawa, Dedi Susanto, S.PdI yang dikonfirmasi di sela sela pelatihan mengatakan, Tagana Kabupaten Sumbawa tengah mempersiapkan berbagai hal seperti persiapan fisik, mental serta kesehatan. Hal ini dilakukan mengingat kegiatan HUT Tagana akan dilaksanakan dengan berbagai kegiatan lomba diantaranya bongkar pasang tenda atau shelter, lomba yel yel, lomba mars dan sebagainya.

Menurut Dedi, untuk kensukseskan setiap kegiatan yang dilakukan dalam HUT Tagana ke 14 mendatang, dibutuhkan kekompakan tim. Sesuai rencana, HUT tahun ini dilaksanakan di Karang Sideman Kecamatan Batukliang Lombok Tengah.

Selain berbagai perlombaan juga akan digelar kegiatan bhakti sosial seperti bedah rumah warga setempat, kegiatan bersih pantai di pantai Kuta Loteng. “Insyaallah Tagana Sumbawa siap mengikuti seluruh kegiatan yang ada selama HUT tersebut,”  tegas Dedi.

Ia berharap kepada personil Tagana Sumbawa yang mengikuti kegiatan tersebut untuk tetap menjaga kebersamaan, menjaga kesolidan, serta kekompakan yang berpedoman pada azas Tagana Indonesia yakni ONE COMMAND, ONE RULE, ONE CORPS.

Kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa ia menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungannya melalui instansi terkait yakni Dinas Sosial yang telah memberikan dukungan dan support kepada Tagana Sumbawa.

Jim Sujiman

Hal senada disampakan anggota TAGANA Kabupaten Sumbawa Jim Sujiman. Ia menjelaskan, bahwa organisasi ini banyak menangani peristiwa yang sifatnya non rutin. Terutama karena sasaran yang dihadapi merupakan sasaran sosial yang bersifat reaktif dengan perilaku yang kadangkala sulit diduga, sehingga membutuhkan kesigapan dalam segala hal, sudah tentu yang berhubungan dengan reaksi penanggulangan bencana. Kondisi tersebut menuntut kesiapan para personil Tagana dalam menghadapi situasi pemecahan masalah yang berkesinambungan. “Persiapan ini merupakan bagian dari upaya kita dalam meningkatkan kapasitas menghadapi sebagai personil Tagana,” papar Jim. (PSj)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *