Kabupaten Sumbawa Kedatangan 21 Dokter Internship

Sumbawa, PSnews – Sebanyak 21 dokter internship menjalankan program magang di Kabupaten Sumbawa. Mereka akan bertugas di sejumlah pusat pelayanan kesehatan milik Pemerintah Daerah, baik RSUD maupun puskesmas. Kehadiran mereka disambut langsung Bupati Sumbawa – HM Husni Djibril, di aula lantai I kantor Bupati pada Selasa (27/2/2018).

Sekretaris Dikes Kabupaten Sumbawa – Junaidi dalam laporannya mengungkapkan, seluruh dokter internship ini akan menjalankan program magang selama satu tahun, dan akan ditempatkan di RSUD dan Puskesmas Unit I Sumbawa.

Bupati didampingi Sekdia Dikes bersama 21 dokter internship

Menurutnya, program ini untuk memantapkan profesi dokter. Artinya mensinergikan kompetensi atau pendidikan selama di fakultas kedokteran dengan langsung di lapangan. Sehingga diharapkan mereka nanti akan lebih mandiri untuk melakukan praktik sendiri atau bekerja di rumah sakit Pemerintah atau rumah sakit swasta dan puskesmas.

Dilanjutkan, Kabupaten Sumbawa mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan program ini. Sebab kebijakan Bupati menyiapkan insentif bagi peserta dokter internship ini. ‘’Tidak banyak Kabupaten/Kota di Indonesia ini yang menyiapkan anggaran seperti itu. Dan apresiasi Kemenkes itu, Dikes waktu itu diminta presentase di Makasar, untuk bercerita kepada Kabupaten/Kota lain yang ada program ini. Kita sampai saat ini sesuai dengan kebijakan Pak Bupati, jadi kita tetap menyiapkan insentif bagi mereka,’’ ujarnya.

Sementara Bupati Sumbawa – HM Husni Djibril menyambut baik kedatangan para dokter muda tersebut. Ia berpesan kepada dokter internship ini agar betul-betul efektif dalam melaksanakan tugasnya. ‘’Betapa gembira saya sebagai Bupati di daerah ini setiap tahun menerima sahabat dokter internship ini. Mudah-mudahan ini berkelanjutan. Saya ingin anda-anda ini jangan pulang. Menetaplah di Sumbawa,’’ tutur Bupati.

Terhadap insentif, disadari kalau jumlahnya memang tidak banyak. Namun itu merupakan bentuk perhatian Pemda Sumbawa terhadap keberadaan dokter yang ada. ‘’Ada anggaran insentif itu tidak seberapa, kalau mau dilihat dengan karya nyata untuk rakyat saya. Kalau boleh difikirkan, kira-kira untuk dikatakan cukup, belum. Jangan lihat nilainya, tapi lihat perhatiannya. Maka saya juga berterima kasih saya kepada seleruh perangkat kerja seperti Dinas Kesehatan, RSUD, yang kemudian selalu memberikan bimbingan, selalu memberikan perhatian, kemudian kita Pemda bangga,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *