Guru Diingatkan Jaga Sikap sebagai Tenaga Pendidik

Sumbawa, PSnews – Bupati Sumbawa – HM Husni Djibril mengingatkan kepada seluruh tenaga pendidik baik itu Guru maupun Kepala Sekolah, untuk dapat menjaga sikap dalam menjalankan roda pendidikan. Menyusul cukup banyaknya sorotan terhadap dunia pendidikan, yang dilakukan oleh oknum tenaga pendidik.

‘’Saya pernah mendengar kalau ada oknum guru yang meraba muridnya. Itu suatu hal yang tidak patut untuk dilakukan. Saya tidak ingin mendengar itu ada terjadi di Sumbawa,’’ ujar Haji Husni saat kegiatan mutasi Kepala Sekolah dan Pengawas di aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (4/1/2018).

Sikap lain yang disoroti Bupati yakni perilaku guru dalam kegiatan belajar mengajar. Bupati menegaskan kepada seluruh guru di Kabupaten Sumbawa untuk tidak menggunakan handphone saat jam pelajaran berlangsung. Bahkan Ia berencana bersama Dinas Dikbud untuk mengeluarkan kebijakan terkait masalah tersebut. ‘’Bila perlu nanti Dikbud keluarkan kebijakan, tidak hanya murid, sampai guru-gurunya tidak boleh bawa HP ke sekolah. Bukan tidak boleh pegang HP, boleh bawa, tapi matikan pada saat mengajar,’’ tukasnya.

Menurutnya, guru merupakan figur yang menjadi panutan, yang digugu dan ditiru. Sehingga Bupati berpesan kepada semua pendidik agar tetap menjaga perilaku dan sikap yang pantas sebagai seorang guru. ‘’Saya tidak ingin lagi mendengar adanya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh tenaga pendidik, baik itu pelanggaran disiplin, seperti tidak mengajar pada jam wajib mengajar, maupun pelanggaran moral dan etika,’’ ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyinggung soal era keterbukaan saat ini yang cenderung menempatkan para peserta didik pada berbagai pilihan informasi yang begitu bebas. Terlebih peredaran narkoba saat ini semakin meluas, tak terkecuali di lingkungan sekolah. Untuk itu, Bupati berpesan kepada seluruh Kepala Sekolah agar senantiasa berada di garda terdepan dalam menjaga anak-anak didik dari pengaruh buruk perkembangan zaman. ‘’Di era keterbukaan ini menempatkan masyarakat dan anak didik kita pada berbagai pilihan informasi yang begitu bebas, maka ini harus hati-hati. Anak-anak SD apalagi SMP saat ini, mudah sekali menggunakan alat komunikasi yang canggih. Kalau kita tidak waspada pada kondisi saat ini, bisa saja kita bayangkan bagaimana kedepan,’’ demikian Bupati. (PSg)

Komentar

comments

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *