Rampok Kuras Uang dan Aniaya Keluarga Petani di Lopok

Sumbawa, PSnews – Keluarga petani asal Dusun Muhajiarin Desa Berora Kecamatan Lopok, menjadi korban perampokan pada Jumat (22/12/2017) sekitar pukul 02.00 dinihari. Selain kehilangan uang jutaan rupiah, perampok juga menyerang korban bersama istri dan anaknya dengan senjata tumpul hingga terluka.

Informasi yang diterima, gerombolan perampok itu terdiri dari tiga orang. Sambil menggunakan penutup wajah dan membawa senjata tumpul, mereka menyatroni rumah korban, Dowasa (67). Ketiga perampok juga menyerang korban bersama istrinya Sakinah (40), anaknya Hamzanwadi (18), Nurul Hidayati (14) dan Sultan Ibrahim (11), yang sedang istirahat.

Sakinah (40) dan Nurul Hidayati (14)

Akibat serangan itu, Dowasa mengalami luka di atas alis mata kiri dan bengkak di sekitar punggungnya. Sementara istrinya Sakinah mengalami lebam di sekujur tubuhnya akibat dipukul. Anaknya Hamza

nwadi mengalami luka di kepala dan lebam di punggung. Kemudian untuk Nurul dan Sultan tidak terluka parah.

Selain melakukan penganiayaan, pelaku juga mengambil uang milik korban sebesar Rp 4 juta lebih dan sebilah parang. Dalam hal ini, pihak keluarga meminta agar aparat kepolisian bisa mengungkap pelakunya.

Kapolsek Lape – AKP. Satrio yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan, meskipun korban belum melaporkannya secara resmi kepada pihak kepolisian, pihaknya yang mendengar kejadian itu tetap turun ke lokasi dan mengantarkan para korban ke Puskesmas setempat.

Diungkapkan Yoyo-akrabnya disapa, dari hasil penyelidikan sementara diketahui para pelaku masuk dengan cara membongkar slot kunci pintu rumah korban. Diperkirakan, para pelakunya sudah mengenal situasi sekitar lokasi tersebut.

Rumah korban

Diduga kuat bahwa para pelaku ini pernah mendengar jika korban menjual ternaknya beberapa waktu lalu.Selain itu, pihaknya juga menemukan jejak pelaku ke arah sawah di belakang rumah korban. Setelah ditelusuri, pihaknya menemukan pisau milik korban yang dibuang pelaku di sawah. ‘’Anggota sudah turun ke lokasi untuk meminta keterangan dari para korban. Para anggota juga masih melakukan pengumpulan barang bukti dan meminta keterangan saksi lainnya. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Sambil mengarahkan korban untuk melapor secara resmi ke polsek,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *