Kejar Target Sejuta Ton Jagung Pertahun, Distan Tingkatkan Intensifikasi

Sumbawa, PSnews – Guna mengejar produksi 1 juta ton jagung di tahun 2018, Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa melakukan berbagai strategi. Diantaranya yaitu dengan pola Intensifikasi dan ekstensifikasi, baik pada masa kemarau satu (MK I) maupun MK II.

Kadis Pertanian Kabupaten Sumbawa – Tarunawan mengatakan, potensi dalam meningkatkan produksi jagung sesungguhnya ada pada lahan kering yang dimiliki. Yaitu pada MK I dan MK II. Dengan pemanfaatan pada kedua MK ini, akan mengoptimalkan potensi 56 ribu hektar lahan sawah. Dimana pada musim hujan seluruhnya ditanami padi, tetapi pada MK I dan MK II terbagi dengan tanaman jagung. Kecuali pada MK III, yang seluruhnya ditanami jagung. “56 ribu hektar sawah ini ditambah dengan lahan kering yang ada sekitar 200 ribu hektar. Dengan strategi Intensifikasi yaitu menambah produktivitas tanam, dimana pada satu tahunnya hanya menanam pada MK I atau MK II saja. Maka di tahun 2018 mereka dapat menambah masa tanamnya,’’ ujarnya kepada wartawan.

Selain melakukan intensifikasi, Dinas Pertanian juga akan melakukan ekstensifikasi, yaitu memperluas lahan tanam. Namun, hal ini tidak terlalu digiatkan agar hutan Sumbawa tidak menjadi gundul. ‘’Kita cenderung akan melakukan instensifikasi,’’ terangnya.

Diungkapkan, dalam pengelolaan potensi pada 56 ribu hektar lahan sawah tersebut sebenarnya tidak memiliki kesulitan. Jika dapat dimanfaatkan selama tiga kali masa tanam.

Sementara ditahun 2017 ini, Pemerintah Pusat menargetkan 72 ribu hektar lahan tanam. Namun, Kabupaten Sumbawa sudah melampaui target tersebut dengan lahan tanam yang dimiliki sekitar 101 ribu hektar. Ini didapatkan dari lahan yang belum digunakan sebagai tanam jagung, dan sekarang sudah digunakan. ‘’Produksi kita tingkatkan menjadi minimal 8 ton saja, 125 ribu hektar lahan yang kita miliki dikali 8 ton sudah mencapai 1 juta ton. Itu kira-kira pola yang bisa kita lakukan dalam mencapai satu juta ton itu, yaitu mengoptimalkan artinya melakukan intensifikasi terhadap lahan-lahan kita,’’ pungkasnya. (PSg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *