Hindari Stunting, Masyarakat Diminta Sadar Gizi

Sumbawa, PSnews – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bekerjasama dengan Direktorat Kemitraan Komunikasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo melaksanakan Forum Sosialisasi Gerakan Nasional Sadar Gizi dalam rangka Penurunan Prevalensi Stunting. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (14/9/2017) dihadiri puluhan peserta dari berbagai kelompok masyarakat dan mahasiswa.

Dalam laporannya, ketua panitia pelaksana – Suparman mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan peran dan fungsi kelembagaan komunikasi sosial sebagai wahana pemberdayaan masyarakat dalam membangun karakter bangsa. Para peserta berjumlah 80 orang yang terdiri dari Kelompok Informasi masyarakat (KIM), kelompok media pertunjukan rakyat, mahasiswa, tokoh masyarakat serta instansi terkait lainnya. Narasumber dari kegiatan tersebut adalah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sumbawa.

Sementara sambutan Bupati Sumbawa yang disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekda Sumbawa – A. Rahim menyatakan, stunting merupakan masalah yang dapat menimpa anak yang disebabkan oleh masalah gizi kronis. Dimana anak yang terlahir ke dunia memiliki potensi kecerdasan yang tidak sama. Mereka mempunyai bakat, kemampuan dan kebutuhan berbeda. Namun potensi kecerdasan anak yang merupakan bawaan genetika tidak akan berkembang optimal jika tidak didukung dengan asupan gizi yang cukup. Sehingga peran para orang tua sangat penting dalam mendukung terciptanya sosok anak yang sehat dan cerdas. ‘’Oleh karena itu, peran tersebut akan dapat terlaksana jika didukung dengan pengetahuan yang memadai tentang tumbuh kembang anak dari para orang tua,’’ ujarnya.

Di tempat yang sama Direktur Kemitraan Komunikasi Kementerian Komunikasi dan Informasi RI, Dedet Surya Nandita ketika membuka acara sosialisasi secara resmi berharap kepada para peserta agar dapat mengikuti sosialisasi dengan baik, sehingga nantinya mampu memberikan informasi yang benar dan akurat mengenai stunting kepada keluarga dan masyarakat pada umumnya guna mengantisipasi terjadinya stunting pada setiap bayi yang lahir. (PSg)

Komentar

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *