Aneh, Kamar Sultan Sumbawa Tak Tersentuh Api

Sumbawa, PSnews – Ada kondisi yang aneh tapi nyata dibalik insiden kebakaran situs sejarah Wisma Praja (Wisma Daerah) Sumbawa pada Selasa kelabu 11-7-2017 sekitar pukul 09.45 wita. Salah satu kamar tidur yang terletak di belakang Wisma Praja tak tersentuh oleh jilatan si jago merah.
Kabar ini berawal dari status Erman Hermawan LKG yang menjadi viral di grup FB RUNGAN SAMAWA. Setelah ditelusuri oleh Pulau Sumbawa News ke lokasi kejadian memang benar, bahwa ada satu kamar tidur yang tidak tersentuh oleh serangan api. Kamar tersebut terletak di belakang Wisma berdampingan dengan situs sejarah lainnya yakni Sumer Bater (sumur yang ditata dengan bata merah) yang sudah ditimbun dengan tanah beberapa tahun lalu. Semua barang-barang yang ada di dalam kamar ajaib itu seperti kasur, lemari dan AC tidak ikut terbakar.
Demikian juga plafon berikut lampu kristal tetap tergantung utuh seperti sedia kala, kendati atapnya hangus dilalap api.
Bahkan karpet merah yang menyelimuti seluruh lantai dalam kamar itu tetap utuh. Padahal karpet tersebut tersambung dengan karpet kamar lainnya. Yang tidak kalah unik nya karpet dalam kondisi tetap bersih dan tidak basah, meski petugas pemadam kebakaran telah menyemburkan air di seluruh bagian bangunan Wisma Praja.
Dan aneh nya lagi, ketika memasuki ruangan, selintas tercium aroma bunga melati. Tidak hanya itu, konon menurut penuturan salah seorang petugas Damkar, kamar itu tidak bisa ditembus air saat dilakukan penyemprotan. Seperti ada dinding kaca yang melindungi ruangan kamar sehingga air pun menjadi tempias (menyembur keluar ruangan). Benar atau tidak, wallahualam bissawaf. Yang jelas kamar tersebut tetap utuh.

Semua ruangan hangus, kecuali satu ruangan yang masih utuh yakni kamar mendiang Sultan Sumbawa YM Muhammad Kaharuddin III

Kondisi aneh tersebut dibenarkan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Sumbawa Lutfi Makki. “Kamar tidur yang dahulu ditempati Sultan, luput dari api. Demikian pula semua isinya tetap utuh, termasuk sebuah Al quran tetap utuh,” ungkap Ustadz Lutfi Makki.

Sementara ruangan lainnya habis terbakar berikut isinya. Termasuk lukisan fenomenal LALA JINIS yang dipajang di ruang tamu juga ikut terbakar.

Ia menampik isu yang menyebutkan, seluruh benda pusaka Kesultanan Sumbawa ikut terbakar dalam musibah ini. Ditegaskan, bahwa seluruh benda pusaka peninggalan Sultan Sumbawa tidak berada di Wisma Daerah, melainkan di Bala Kuning. “Meski demikian, ada beberapa barang-barang kerajaan, seperti lemari, meja dan lukisan Lala Jinis yang bisa dipastikan telah terbakar,” papar Ustadz Lutfi. (PSg)

Komentar

comments

Related posts

Leave a Comment