Rudy Mbojo Sosilisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Sumbawa

Sumbawa, PSnews – Anggota DPR RI Syafruddin atau yang biasa disebut Rudy Mbojo menggelar sosilisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Labuhan Ijuk Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa NTB. Di hadapan masyarakat setempat. wakil rakyat dari fraksi PAN ini memaparkan, keberagaman menjadi modal besar dalam pembangunan Indonesia. Tantangannya bisa datang dari dalam dan luar negeri sehingga dibutuhkan pemahaman akan pentingnya arti sebuah kemajemukan di tengah lapisan masyarakat.
Menurut politisi asal Bima NTB tersebut, sosialisasi empat pilar kebangsaan terus digalakkan di tengah masyarakat belakangan ini. Pada sosilisasi yang digelar Kamis (16/2/2017) disambut antusias masyarakat setempat, bahkan ratusan peserta hadir.

Kepala Desa Labuhan Ijuk – M. Saleh Manja dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan sosialisasi tersebut karena menambah wawasan baru bagi masyarakat akan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Bahkan sosialisasi ini dianggap akan mempererat silaturahim antara sesama warga, menjauhi warga dari kegiatan-kegiatan  yang mengarah pada pelanggaran yang sudah ditetapkan dalam UUD dan Pancalisa sebagai Dasar Negara Republik Indonesia. ‘’Kegiatan ini memupuk rasa persaudaraan kita. Baik sebagai warga Negara Indonesia ataupun sebagai Tau Samawa. Pada dasarnya masyarakat Labuhan Ijuk membentengi diri dari segala budaya luar dengan tetap menjaga adat istiadat yang sudah berlangsung dari nenek moyang,’’ ujar Kades

Dalam kesempatan itu, Kades juga menaruh rasa hormat kepada Fraksi PAN DPR-RI yang telah memilih dan mempercayakan desa  Labuhan Ijuk sebagai tempat pelaksanaan sosialisasi empat Pilar Kebangsaan. Hal ini menjalin silaturahim antara masyarakat yang memilih wakilnya sebagai Anggota DPR-RI dan yang dipilih datang kembali menemui mereka. ‘’Baru saat ini ada anggota DPR-RI masuk ke Labuhan Ijuk menjenguk konstituen dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar. Kami apresiasi hal tersebut,’’ujar Kades dengan memberi usulan program pembangunan desa, seperti masih terputusnya jalur komunikasi karena belum tersedianya Tower, Pembangunan PAUD karena masih terbatasnya alokasi anggaran Desa, Dermaga Apung yang belum berfungsi maksimal karena terjadi perdangkalan, serta pembangunan masjid desa setempat.

Sementara Anggota DPR-RI dari Fraksi PAN – H Syafruddin menyatakan, Empat Pilar Kebangsaan menjadi tanggungjawab bersama untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dari skala terkecil, baik ditingkat RT, RW, Desa sehingga akan memupuk rasa nasionalisme yang tinggi, rasa cinta tanah air yang besar, sehingga diharapkan akan mampu meminimalisir pengaruh-pengaruh yang coba merusak nasionalisme di NKRI tercinta. ‘’Saya percaya masyarakat Labuhan Ijuk memiliki rasa Nasionalisme yang tinggi. Ini terbukti dengan multi etnis yang berjalan seirama, ada suku Bugis dan Sumbawa yang hidup damai berdampingan,’’ tutur Anggota Komisi I DPR RI ini.

Syafruddin juga menyinggung tentang apa yang menjadi usulan masyarakat akan diprioritaskan untuk dipenuhi kedepannya. Baik melalui Program pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi ataupun Kabupaten. ‘’Insya Allah kami prioritaskan untuk dipenuhi, kami koordinasikan dengan pemerintah pusat, Provinsi, dan daerah,’’terang pria Kelahiran Bima.

Pada Kesempatan tersebut, hadir juga Sekretaris DPD PAN Kabupaten Sumbawa Lukmanul Hakim yang ikut memberi pemaparan dalam kegiatan Empat Pilar Kebangsaan. Menurutnya, Empat Pilar Kebangsaan sudah berjalan dengan sebaik-baiknya ditengah masyarakat Sumbawa. Ini dibuktikan dengan sangat minim terjadinya pergolakan yang mengatasnamakan SARA. Sehingga komitment akan kemajemukan yang sudah terbangun ini perlu dijaga terus menerus sehingga Faham nasionalisme bisa diwariskan pada generasi mendatang. ‘’Kita menyadari Multikultaral yang ada di Indonesia, di Sumbawa membutuhkan komitment bersama untuk terus dijaga dan dikembangkan menjadi hal positif sehingga bisa menjadi modal besar dalam pembangunan dan tata kelola kehidupan yang baik. Jika semua stageholder masyarakat mampu berjalan bersama dalam kebhinnekaan, maka apapun ancaman yang coba mengerus moral bangsa akan bisa diminimalisir. Tentunya hal ini bisa tumbuh dari komitmen kita semua mulai dari pribadi masing-masing untuk menanamkan bahwasanya Empat Pilar Kebangsaan ini menjadi landasan dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Related posts

Leave a Comment