Ini Hasil Kerja Husni – Mo Setahun Menjabat Kepala Daerah

Sumbawa, PSnews – Tepat pada Jumat (17/2/2017), merupakan hari yang cukup spesial bagi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa HM Husni Djibril dan H Mahmud Abdullah (Husni – Mo). Karena mereka berdua telah memasuki usai satu tahun menjabat sebagai Kepala Daerah.

Dalam pelaksanaan upacara paripurna di halaman kantor Bupati Sumbawa, Haji Husni – panggilan akrab Bupati menyampaikan kalau dalam satu tahun ini, berbagai bidang pembangunan ada yang sudah tercapai sesuai target tahunan, namun ada juga yang masih belum sesuai dengan ekspektasi. Artinya, dalam empat tahun kedepan, tantangan yang dihadapi Husni – Mo bersama jajarannya masih membentang cukup luas. ‘’Dibutuhkan komitmen yang tinggi, kerja keras dan kolaborasi sinergis untuk mencapai mimpi mewujudkan Sumbawa Hebat dan Bermartabat,’’ tutur Bupati dihadapan para peserta upacara yang hadir.

Dibeberkan, sebagian indikator yang belum mampu direalisasikan sesuai dengan target yang ditetapkan yakni, tingkat pertumbuhan ekonomi misalnya dalam RPJM 2016-2020 ditargetkan untuk tahun pertama sebesar 6,83 persen, namun perkiraan pencapaian berkisar antara 5,5-6,0 persen. Angka kemiskinan ditargetkan turun dari 16,73 menjadi 14,73 pada tahun pertama, namun perkiraan pencapaian hanya sebesar 15-16 persen. Penilaian Lakip ditargetkan pada tahun pertama meningkat dari CC menjadi B, namun realisasinya Kabupaten Sumbawa masih berada posisi nilai CC. Rasio jalan mantap ditargetkan meningkat dari posisi 60,72 persen menjadi 68,58 persen pada tahun pertama namun kenyataannya baru mampu mencapai angka 64,92 persen. Puskesmas terakreditasi ditargetkan 4 unit pada tahun pertama namun yang terealisasi masih satu unit.

Namun, banyak indikator yang telah ditetapkan dalam RPJM telah berhasil di lampaui. Seperti Kabupaten Sumbawa telah berhasil meningkatkan PDRB per kapita sesuai target yang ditetapkan. Demikian juga dengan angka rata-rata lama sekolah, angka harapan lama sekolah, telah berhasil menurunkan angka kematian bayi sesuai target, meningkatkan angka harapan hidup dan menurunkan angka pengangguran terbuka sesuai terget yang ditetapkan, serta nilai tukar petani juga terus beranjak naik melampaui target yang ditetapkan.

Begitu pula janji-janji yang telah diucapkan selama kampanye lalu terus diusahakan agar segera dirasakan oleh masyarakat. Seperti tahun ini meluncurkan program kredit bersahabat sebagai implementasi gerakan desa bebas rentenir sebesar Rp 15 milyar yang diperkirakan bisa teralokasi pada 30-40 desa atau 27 persen dari jumlah desa. Untuk pembangunan pasar induk sudah dimulai pada tahun 2017 ini dengan mengalokasikan dana untuk kegiatan pematangan lahan yang akan berlanjut pada tahun 2018. Peningkatan kualitas pelayanan publik telah meningkat secara siginifikan dengan keberhasilan meraih predikat zona hijau dari Komisi Ombudsman.

Kemudian berkaitan dengan progres Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Pada tahun pertama Sumbawa telah berhasil melakukan penataan organsaisi perangkat daerah dan menempatkan personel yang diharapkan bisa menggerakkan roda birokrasi secara profesional dan akseleratif. Hasil dari penataan tersebut akan terlihat pada kualitas pelaksanaan Agenda Pemerintahan dan Pembangunan tahun 2017 ini. ‘’Saya berharap, perhatian masyarakat yang besar terhadap kebijakan penataan personel bisa menjadi motivasi bagi saudara-saudara sekalian untuk menunjukkan kinerja secara optimal. Di pundak saudara-saudara harapan saya dan harapan seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa untuk mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang lebih baik disandarkan,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *