Banjir Sumbawa, Tanggap Darurat Diperpanjang Seminggu Kedepan

Sumbawa, PSnews – Melihat kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang nyaris tiada henti setiap hari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa memperpanjang masa tanggap darurat seminggu kedepan, terhitung sejak Selasa 14 sampai 20 Februari 2017 mendatang. Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa, Zainal Abidin yang ditemui Senin (13/02) mengatakan perpanjangan masa tanggap darurat tersebut dilihat dari kondisi cuaca yang tidak menentu dan sulit diprediksi. Masa tanggap darurat yang pertama sejak 07 hingga 13 Februari 2017 terjadi bencana banjir yang berturut – turut hampir di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. “Dilihat dari kondisi cuaca sampai saat ini, tidak dapat diprediksi apakah akan terjadi banjir lagi atau tidak, sehingga pemerintah daerah memperpanjang masa tanggap darurat selama 7 hari kedepan,” tandas Zainal Abidin.

Selama terjadi banjir bandang, lanjut Zainal Abidin, seluruh instansi ikut bekerjasama dan berkoordinasi tentang penanganan bencana. Begitu juga relawan dan NGO di Sumbawa dan dari luar daerah banyak yang turut serta melakukan penanganan bencana membantu pemerintah daerah dan masyarakat terdampak banjir. “Demikian pula BNPB Pusat turun ke Sumbawa, BPBD Propinsi NTB juga turun mendampingi BPBD Sumbawa, serta BPBD Kabupaten Bima,” paparnya.

Saat ini, masih ada beberapa lokasi atau desa yang tergenang yakni di Kecamatan Moyo Utara. Sedangkan data terbaru untuk wilayah Kabupaten Sumbawa yang terkena musibah banjir bandang secara keseluruhan, menurut Zainal Abidin, belum valid. “Belum ada data terbaru karena masih ada kecamatan yang belum memasukkan data. Dan hari ini akan digelar rapat dengan kecamatan – kecamatan yang terkena banjir sekaligus menuntaskan data-data dari kecamatan,” tegasnya. (PSj)

One thought on “Banjir Sumbawa, Tanggap Darurat Diperpanjang Seminggu Kedepan

  • August 23, 2017 at 8:19 pm
    Permalink

    Dua minggu pascabanjir besar yang merendam Kota Bima pada 21 Desember dan 23 Desember 2016, wilayah itu belum sepenuhnya pulih. Untuk itu, rapat koordinasi tim penangangan banjir Kota Bima memutuskan agar masa tanggap darurat diperpanjang tujuh hari mulai 6 hingga 12 Januari 2017.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *