Waspadalah, Jalan Kampung Mande Rawan Pelecehan Seksual

Sumbawa, Psnews – Seorang ibu dua anak, sebut saja bernama Dina, mengaku mengalami tindakan pelecehan seksual di jalan Kampung Mande bagian barat Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar. Kejadian tersebut dialaminya pada Kamis malam (25/02/2016) sekitar pukul 19.30 Wita. Kejadian itu sontak membuatnya shock. Dina pun menilai kondisi kota Sumbawa Besar khususnya di malam hari tidak aman lagi bagi kaum wanita, khususnya yang biasa melintas di jalan Kampung Mande.

Menurut Dina, sebenarnya ia bersama anak perempuannya sudah sering melintas di jalan tersebut pada waktu yang hampir sama dengan kejadian yang menimpanya. Hanya saja, kali ini kondisi jalan tersebut benar-benar sepi dan gelap tanpa ada pencahayaan lampu jalan. Juga tidak telihat muda-mudi yang biasa nongkrong di sekitar taman sepanjang ruas jalan gelap itu.
Sepulang membeli lauk di tempat langganannya, Dina langsung bertolak ke rumah untuk menikmati santap malam. Namun tiba-tiba dari arah belakang dia dipepet oleh salah seorang yang tidak dikenalnya.
“Tiba-tiba dari arah belakang, tangan pelaku yang mengendarai sepeda motor tanpa nomor polisi itu langsung mengarah pada organ bawah perut saya. Untungnya belum sampai, karena baru sampai paha, saya tepis tangannya,” tutur Dina.

Dengan kejadian yang menimpanya itu, Dina meminta supaya aparat kepolisian selalu meningkatkan patroli di malam hari di wilayah itu. Bila perlu menempatkan personil di tempat-tempat yang sepi atau rawan kejadian tindak kejahatan seperti yang dialaminya.

“Kalau saya saja yang pakaiannya serba tertutup dan membawa anak mengalami hal seperti ini, apalagi wanita lain yang berpakaian terbuka dan sendirian berkendara di tempat seperti itu. Benar-benar Sumbawa ini sudah tidak akan bagi wanita yang berkendara di malam hari,” ungkap Dina dengan lirih. (PSb)

Komentar

comments

Spread the love

6 thoughts on “Waspadalah, Jalan Kampung Mande Rawan Pelecehan Seksual

  • February 27, 2016 at 1:09 am
    Permalink

    Lampunya lhoo kurang! Biar polisi jg patroli dstu. Pst bakal cari ksmpatan lain.. namanx jg orang jahat.. cari2 ksmpatan.. apalagi jln plg sy k penyaring tuh lhooo.. lampu mana lampu… :/

    Reply
  • February 27, 2016 at 1:11 am
    Permalink

    Pemerintahx trutama orang kelurahan n camat yg gk kerja, liat wilayahx gelap gk inisiatf pasang penerangan pdahal kota.

    Reply
  • February 27, 2016 at 4:26 am
    Permalink

    jangan saling menyalahkan, jadikan sbg pelajaran buat masing” pribadi dan ya pemerintah daerah itu juga harus turut ambil bagian dalam hal itu

    Reply
  • February 27, 2016 at 6:15 am
    Permalink

    Ya ampun memalukan sekali, apa apan sih. Sumbawa makin rawan kejahatan.

    Reply
  • February 28, 2016 at 2:01 am
    Permalink

    Maribkita tingkatkan kewaspadaan kita masing”,,karena dari kejadian di atas sudah jelas kejadian tsb trjadi pada waktu d atas kendaraan dan dalam kondisi berjalan,,dari situ jga bisa kita lihat betapa pentingnya nomor polisi/plat pada kendaraan,,kalo ada nomor polisi/plat kan bsa d laporkan nomor platnya,,intinya hindari jalan sepi dan gelap serta tibgkatkan kewaspadaan kita

    Reply
  • May 2, 2018 at 1:55 pm
    Permalink

    CCTV mana CCTV, sy minta pemda untuk memasang CCTV di titik2 kota sumbawa

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *