Sumbawa Barat, pulausumbawanews.net – Niat menggali lubang tangki septik, sejumlah pekerja di Dusun Mantun Timur, Desa Mantun, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB, justru dikejutkan dengan temuan tak terduga.
Cangkul mereka mengenai benda keras saat penggalian mencapai kedalaman sekitar satu meter. Setelah diperiksa, benda tersebut ternyata merupakan bagian dari kerangka manusia.
Yang membuat temuan itu semakin mengundang perhatian, sebuah kendi juga ditemukan di dekat bagian tengkorak.
Peristiwa tersebut terjadi di RT 01/RW 01, tepatnya di belakang Warung Komando, Sabtu (19/9/2026).
Kerangka pertama kali ditemukan oleh tukang bangunan L. Yusril Mahendra bersama dua rekannya, Habiburrahman dan Dedi Andrian.
Ketiganya tengah mengerjakan penggalian lubang tangki septik ketika cangkul mereka membentur benda keras di dalam tanah.
Penasaran dengan benda tersebut, para pekerja kemudian melakukan pemeriksaan. Mereka akhirnya menyadari bahwa benda yang ditemukan merupakan bagian dari tulang manusia.
Di sekitar bagian tengkorak, mereka juga menemukan sebuah kendi.
Temuan itu kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik dan dilaporkan kepada Kepala Dusun Mantun Timur Siswanto, Kepala Desa Mantun Hery Wibowo, serta pihak Polsek Maluk.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat Iptu Firman Rinaldi, S.Tr.K., membenarkan adanya penemuan kerangka manusia tersebut. “Iya, benar. Kami telah menerima laporan terkait penemuan kerangka tersebut. Saat ini anggota masih berada di lapangan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas serta penyebab pasti kejadian ini,” kata Firman, Sabtu (19/9/2026).
Personel Polsek Maluk bersama piket Reskrim, Tim Inafis, dan Satreskrim Polres Sumbawa Barat mendatangi lokasi sekitar pukul 13.30 WITA.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal untuk mendokumentasikan sekaligus mengamankan temuan.
Sekitar pukul 16.00 WITA, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Sumbawa Barat mengevakuasi kerangka tersebut ke RSUD Asy-Syifa.
Kerangka selanjutnya disimpan dan diperiksa oleh tim medis rumah sakit.
Identitas Belum Terungkap
Hingga berita ini diterbitkan, polisi belum dapat memastikan identitas kerangka tersebut.
Penyidik masih melakukan pendalaman, termasuk mengumpulkan keterangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu proses identifikasi.
“Untuk sementara, identitas kerangka belum dapat kami pastikan. Kami masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendapatkan informasi yang dapat membantu proses identifikasi,” jelas Firman.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait temuan tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian.
“Kami masih fokus pada proses identifikasi dan penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat kesimpulan sendiri terkait temuan ini dan menyerahkan prosesnya kepada kepolisian,” tandasnya.
Sementara itu, situasi keamanan di sekitar lokasi penemuan kerangka manusia di Dusun Mantun Timur dilaporkan tetap aman dan kondusif. (PSp)
