Sumbawa, pulausumbawanews.net – Harapan Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 NTB–NTT terus digaungkan. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., mengajak seluruh elemen daerah bersatu mengawal penetapan resmi Sumbawa sebagai tuan rumah tiga cabang olahraga pada pesta olahraga terbesar di Indonesia tersebut.
Ajakan itu disampaikan Abdul Rafiq di Sumbawa, Senin (3/8/2026). Ia meminta Pemerintah Kabupaten Sumbawa, DPRD, dunia usaha, insan olahraga, hingga seluruh masyarakat memberikan dukungan penuh agar rencana yang telah tertuang dalam roadmap PON 2028 tidak mengalami perubahan.
“Tiga cabang olahraga yang diusulkan digelar di Kabupaten Sumbawa adalah motocross di Sirkuit Samota, panahan di Kawasan Samota, serta Tarung Derajat di GOR Mampis Rungan. Seluruh usulan ini telah melalui proses perencanaan yang matang dan diharapkan tetap menjadi bagian dari penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028. Rencana ini sudah masuk di dalam Renduk (Rencana Induk/Master Plan) PON XXII Tahun 2028 KONI Pusat,” ujarnya.
Menurut Rafiq, menjadi tuan rumah PON bukan hanya soal menggelar pertandingan olahraga. Lebih dari itu, kesempatan tersebut merupakan momentum strategis untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan PON akan mendatangkan ribuan atlet, ofisial, panitia, media, dan wisatawan ke Kabupaten Sumbawa. Kondisi itu diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, UMKM, hingga pariwisata.
Selain menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian, ajang nasional itu juga dinilai akan mempercepat pembangunan infrastruktur olahraga, memperkuat citra Kabupaten Sumbawa di tingkat nasional, membuka peluang investasi, serta menjadi etalase promosi potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif daerah.
Karena itu, KONI Kabupaten Sumbawa menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal proses penetapan resmi Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.
“Ini bukan hanya perjuangan KONI atau insan olahraga. Ini adalah kesempatan emas bagi seluruh masyarakat Sumbawa. Jika berhasil menjadi tuan rumah, manfaatnya akan dirasakan lintas sektor dan menjadi warisan pembangunan bagi generasi mendatang,” tegas Rafiq.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat menjaga soliditas dan memberikan dukungan penuh agar Kabupaten Sumbawa dapat membuktikan diri sebagai tuan rumah yang sukses, berprestasi, sekaligus mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah pada PON XXII Tahun 2028 NTB–NTT. (PSa)
