Mataram, pulausumbawanews.net – Pertandingan final cabang olahraga tinju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII di Gedung Pemuda Mataram, Sabtu malam (18/7/2026) berlangsung ricuh setelah petinju Kabupaten Sumbawa, Adji Cahaya, dinyatakan kalah angka dari petinju Kabupaten Dompu, Saiful, pada partai final kelas bulu (57 kilogram).
Laga yang disaksikan ratusan penonton dari berbagai daerah di NTB itu berlangsung sengit. Adji Cahaya yang tampil agresif dan lebih banyak melancarkan serangan sejak ronde pertama akhirnya diputuskan kalah angka melalui penilaian dewan juri.
Keputusan tersebut langsung memicu protes keras dari ofisial dan pelatih kontingen Kabupaten Sumbawa. Emosi yang memuncak membuat sejumlah kursi plastik di sekitar ring dibanting hingga pecah. Aparat keamanan yang berjaga pun segera turun tangan untuk mengendalikan situasi agar tidak semakin memanas.

Sekretaris Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Sumbawa, Juliansyah, menilai keputusan dewan juri tidak objektif dan merugikan atletnya. “Kami tidak kalah, tapi dikalahkan oleh penilaian juri yang tidak sportif. Anak kecil saja bisa menilai kalau pukulan Adji lebih banyak masuk dibanding lawannya. Inisiatif menyerang Adji juga jauh lebih dominan,” tegas Juliansyah didampingi Kabid Organisasi KONI Kabupaten Sumbawa, Amiruddin Bryan.

Kekecewaan serupa disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kabupaten Sumbawa, Syamsul Fatriah. Menurutnya, hasil penilaian tersebut mencederai semangat Porprov sebagai ajang pencarian atlet-atlet terbaik yang dipersiapkan menuju level nasional.

“Sejujurnya, Adji adalah atlet yang kami rekomendasikan untuk tampil di Porprov NTB XII. Saat mengikuti uji kemampuan, Adji yang masih duduk di kelas dua SMKN II Sumbawa itu, sudah menunjukkan potensi yang sangat baik. Saya tidak menyangka akhirnya dinyatakan kalah oleh dewan juri,” ujar Coel sapaan akrab Syamsul Fatriah.

Situasi akhirnya mulai kondusif setelah dilakukan mediasi oleh Wakil Ketua Pertina NTB, Jumhur, bersama jajaran panitia. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara, S.Sos., juga turut menenangkan kontingen Sumbawa sehingga ketegangan di arena pertandingan dapat diredam. (PSa)
