Sumbawa, pulausumbawanews.net -Memasuki hari keempat pencarian korban hanyut atas nama Riski (29) di Sungai Brang Beh Kecamatan Lunyuk, belum menuai hasil. Tim Gabungan meliputi personal BPBD Kabupaten Sumbawa, BASARNAS, TNI/Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, Pramuka Peduli, Pemerintah Kecamatan Lunyuk, Pemerintah Desa Lunyuk Rea, serta TRC Orari Lokal Sumbawa terjun ke lokasi pada Rabu Pagi (17/13/2025). Sesuai rencana, Tim Gabungan melakukan penyisiran di sekitar titik nol lokasi korban dinyatakan hilang.
Dalam penyisiran sejauh kurang lebih 600 meter dari titik awal, tim gabungan berhasil menemukan tas milik korban yang tertimbun pasir di dasar sungai.
Anggota tim Damkar, Budiansyah, mengaku, tas yang berisi barang-barang milik korban tersebut ditemukan saat penyisiran bersama tim Basarnas. “Di dalam tas korban ditemukan sejumlah barang pribadi, di antaranya KTP, STNK, SIM C, serta uang tunai,” bebernya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa M Nurhidayat, ST yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang II Kedaruratan dan Logistik, Dr. Rusdianto AR, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa tas korban ditemukan oleh regu satu penyisiran dari Damkar dan Basarnas, serta disaksikan langsung oleh unsur tim gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri. “Setelah dilakukan pendataan terhadap isi tas, barang-barang tersebut langsung kami serahkan kepada pihak keluarga korban. Semoga ini menjadi titik terang dalam upaya pencarian korban,” ungkapnya.
Namun demikian, kondisi cuaca yang tiba-tiba memburuk dan cenderung ekstrem memaksa tim gabungan menghentikan sementara proses pencarian pada hari ini demi keselamatan personel.
Komandan Pos Basarnas, Firdaus, menyampaikan bahwa pencarian akan kembali dilanjutkan esok hari. “Cuaca hari ini tidak bersahabat, sehingga pencarian kami hentikan sementara. Besok pencarian akan dilanjutkan dengan memperluas area pencarian,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Camat Lunyuk, Wendi Saputra, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat atau menemukan sesuatu yang mencurigakan yang berkaitan dengan korban hanyut tersebut. “Kami berharap partisipasi aktif masyarakat untuk membantu proses pencarian korban,” imbaunya di lokasi penyisiran. (PSa)
