Menara Telekomunikasi di Daerah Terpencil Mulai Dibangun

Sumbawa, PSnews – Sebanyak 7 (tujuh) desa di Kabupaten Sumbawa segera memiliki sinyal selular. Sebab, menara telekomunikasi yang diperuntukkan bagi daerah terpencil ini mulai dibangun. Adapun tujuh Desa dimaksud yakni Desa Mata dan Desa Tolo ‘Oi Kecamatan Tarano, Desa Sempe Kecamatan Moyo Hulu, Dusun Sampar Bontong Desa Emang Lestari Kecamatan Lunyuk, Desa Senawang Kecamatan Orong Telu, Desa Tangkam Pulit dan Desa Bao Desa Kecamatan Batu Lanteh. Hal itu setelah menindaklanjuti hasil Design Review Meeting bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang dilaksanakan di Depok awal Februari lalu terkait hasil survey lapangan daerah blankspot wilayah NTB, disepakati bahwa di Kabupaten Sumbawa akan dibangun menara telekomunikasi daerah terpencil melalui program Kewajiban Pelayanan Universal Kementerian Kominfo sebanyak tujuh titik. Dalam melaksanakan pembangunan menara tersebut, Kementerian Kominfo menunjuk PT. Surya Energi Indotama (SEI) sebagai Perusahaan pelaksana pembangunan, yang akan memulai proses pembangunan pada minggu kedua bulan Juni.

Saufiq A. Muhid (paling kiri) saat silaturrahim dengan Wabup Sumbawa Mahmud Abdullah (baju putih)

Pimpinan Proyek dari PT. SEI – Saufiq A. Muhid saat silaturrahim dengan Wakil Bupati Sumbawa beberapa waktu lalu mengatakan, sebelum melaksanakan pembangunan, terlebih dahulu pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat dan melakukan verifikasi lapangan sekaligus pembersihan lokasi (land clearing) serta pemasangan bow plank di titik dan/atau lokasi pembangunan di masing-masing Desa.

Dijelaskan, dengan telah selesainya sosialisasi dan land clearing, tahap selanjutnya adalah proses pembangunan, seiring dengan datangnya material tower yang dijadwalkan paling lambat minggu kedua bulan Juni 2017 sudah berada pada masing-masing lokasi, sedangkan lama pembangunan ditargetkan memakan waktu 10 sampai dengan 15 hari, sehingga ditargetkan pula ketujuh Desa tersebut sudah dapat menikmati sinyal seluler pada saat Idul Fitri mendatang.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Sumbawa – H. Mahmud Abdullah memberikan apresiasi kepada Perusahaan yang dengan cepat merealisasikan proses pembangunan sesuai dengan tahapan-tahapan yang sudah ditentukan. Pemda bersama masyarakat setempat sudah sejak lama menginginkan adanya akses komunikasi berupa sinyal seluler. Sehingga dengan adanya pembangunan menara tersebut, dapat mengurangi daftar blankspot di Kabupaten Sumbawa, dan terhadap daerah lainnya yang belum terjangkau, Pemda melalui Dinas Kominfo dan Statistik telah mengusulkan 15 titik baru. ‘’Kami juga telah mengusulkan ada sekitar 15 titik baru untuk bisa dibangun menara telekomunikasi. Kami harap dapat segera terealisasi,’’ pungkasnya. (PSg)

Komentar

comments

Facebooktwitterlinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *